Klub raksasa Liga Inggris, Liverpool, sedang mempersiapkan diri menghadapi salah satu periode krusial. Mereka dikabarkan tengah mengamati winger Juventus, Francisco Conceicao, untuk diproyeksikan sebagai pengganti Mohamed Salah. Seperti dilansir dari Bola, Salah direncanakan akan meninggalkan Anfield pada akhir musim 2025-26.
Pemain berusia 23 tahun ini awalnya didatangkan oleh Juventus dari Porto dengan status pinjaman, sebelum kontraknya dipermanenkan pada musim panas 2025 senilai sekitar 27 juta poundsterling. Penampilan Conceicao musim ini cukup menjanjikan, dengan torehan empat gol dan tiga assist dari 34 pertandingan di berbagai kompetisi.
Kepergian Mohamed Salah akan menjadi tantangan besar bagi Liverpool. Setelah hampir satu dekade menjadi ikon klub, kontribusi Salah tidak mudah digantikan. Ia tercatat mencetak 255 gol dan berperan penting dalam meraih berbagai gelar prestisius, termasuk Premier League dan Liga Champions UEFA.
Dengan semakin dekatnya kepergian Salah, manajemen Liverpool kini memfokuskan pencarian pemain yang dapat mengisi posisi sayap kanan. Selain Conceicao, nama-nama lain yang masuk dalam daftar adalah Michael Olise dari Bayern Munich dan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain.
Meskipun Conceicao masuk dalam daftar pantauan Liverpool, upaya untuk memboyongnya diperkirakan tidak akan mudah. Ia masih terikat kontrak jangka panjang dengan Juventus hingga tahun 2030. Klub asal Turin itu disebut-sebut hanya akan melepas Conceicao dengan tawaran sekitar 48 juta poundsterling.
Selain itu, posisi Juventus di klasemen Serie A juga dapat menjadi faktor penentu. Jika mereka berhasil mengamankan tiket Liga Champions untuk musim 2026-27, peluang Conceicao untuk tetap bertahan di klub tersebut akan semakin besar.
Fokus Conceicao Bersama Juventus
Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Conceicao memilih untuk tetap tenang. Dalam sebuah konferensi pers selama jeda internasional, ia menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah Juventus.
"Saya tahu orang-orang membicarakan itu sebagai klub besar, tetapi saya bermain untuk klub besar dan saya bahagia di sini," ujar Conceicao. Ia juga menambahkan bahwa fokusnya adalah membantu tim nasional Portugal dan mengakhiri musim ini dengan performa terbaik bersama klubnya.
"Saya hanya fokus pada pertandingan tim nasional, lalu menyelesaikan musim ini dengan sebaik mungkin. Target saya adalah membantu tim dengan gol dan assist," tambahnya.
Performa Conceicao di lapangan juga telah membuktikan komitmennya. Ia turut bermain dalam kemenangan Portugal 2-0 atas Amerika Serikat dan dalam laga imbang tanpa gol melawan Meksiko.
Profil yang Cocok untuk Liverpool?
Roberto Martinez, pelatih Portugal, pernah menggambarkan Conceicao sebagai pemain dengan energi luar biasa. Ia dianggap memiliki kemampuan untuk mengganggu pertahanan lawan berkat agresivitas dan pergerakan dinamisnya.
Pertanyaan besar yang kini muncul adalah apakah profil Conceicao benar-benar sesuai dengan kebutuhan Liverpool pasca-kepergian Salah. Meskipun ia memiliki kecepatan, kreativitas, dan determinasi tinggi, tugas menggantikan sosok ikonik seperti Salah bukanlah hal yang mudah. Liverpool membutuhkan pemain yang tidak hanya berbakat, tetapi juga mampu memberikan dampak instan dan konsisten di level tertinggi sepak bola.