PSIM Yogyakarta dijadwalkan menjamu Persita Tangerang dalam laga pekan ke-30 kompetisi kasta tertinggi nasional musim 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Kamis (30/4/2026) sore WIB. Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di papan tengah klasemen sementara.
Sebagaimana dilansir dari Bola, PSIM saat ini menempati peringkat ke-10 dengan perolehan 39 poin. Skuad Laskar Mataram hanya berselisih dua angka dari Persita Tangerang yang berada tepat di atas mereka, yakni posisi kesembilan.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan bahwa persiapan tim berjalan normal meskipun terdapat beberapa kendala pemain. Pelatih asal Belanda tersebut harus meramu strategi di tengah absennya sejumlah pilar utama akibat sanksi dan cedera.
"Persiapannya bagus. Kami mendapati dua pemain yang terkena sanksi larangan bermain dan beberapa masih cedera. Jadi, ya itulah kenyataannya dan kami melakukan persiapan seperti biasa," kata Jean-Paul van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.
Daftar pemain yang absen meliputi gelandang Fahreza Sudin karena urusan pribadi, serta Anton Fase dan Rakhmatsho Rakhmatzoda yang masih dalam masa pemulihan cedera. Selain itu, Ezequiel Vidal dipastikan menepi akibat akumulasi kartu kuning.
Pertemuan ini juga membawa misi penebusan bagi PSIM setelah pada putaran pertama, 17 Oktober 2025, mereka kalah telak 0-4 di markas Persita. Van Gastel menilai performa lini pertahanan timnya pada laga tersebut sangat buruk dan penuh kesalahan individu.
Meskipun memiliki catatan kelam di pertemuan sebelumnya, Van Gastel menganggap kondisi kedua tim saat ini cukup berimbang. Ia menyoroti bahwa baik PSIM maupun Persita mengalami penurunan produktivitas poin jika dibandingkan dengan paruh pertama musim.
Gelandang PSIM, Muhammad Iqbal, diproyeksikan kembali tampil sebagai starter untuk memberikan kontribusi di lini tengah. Iqbal menyatakan kesiapan seluruh elemen tim untuk bekerja keras demi mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Kemenangan dalam laga ini akan membawa PSIM Yogyakarta menggeser posisi Persita di klasemen. Sebaliknya, hasil minor akan membuat jarak poin antarkedua tim semakin lebar di sisa musim 2025/2026.