Liverpool harus menerima kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Parc des Princes pada Kamis (09/04/2026) dini hari WIB. Hasil ini tidak hanya menyisakan kekecewaan di papan skor, tetapi juga memicu perdebatan mengenai strategi yang diterapkan oleh pelatih Arne Slot.
Sorotan utama tertuju pada keputusan Slot yang mencadangkan bintang Timnas Mesir, Mohamed Salah, sepanjang pertandingan. Padahal, Liverpool sedang mengalami paceklik gol dalam dua pertandingan terakhir mereka. Salah terlihat hanya duduk di bangku cadangan tanpa diturunkan.
Menanggapi hal tersebut, Arne Slot memberikan penjelasan singkat terkait keputusannya tidak menurunkan Mohamed Salah. Menurut Slot, pemain tersebut perlu menghemat energi untuk menghadapi pertandingan-pertandingan mendatang, seperti dikutip dari Bola.
Situasi tim yang tengah berusaha bangkit juga diwarnai kabar positif terkait kedatangan Hugo Ekitike. Liverpool semakin dekat untuk mendapatkan striker tersebut dari Eintracht Frankfurt setelah Ekitike dikabarkan menyetujui kontrak berdurasi enam tahun di Anfield.
Di tengah kekalahan, satu-satunya kabar baik bagi penggemar Liverpool adalah kembalinya Alexander Isak. Pemain yang memecahkan rekor transfer Inggris dengan nilai £125 juta itu masuk lapangan pada menit ke-78, setelah absen panjang sejak awal tahun 2026 akibat cedera.
Namun, penampilan Isak setelah kembali dari cedera belum mampu memberikan dampak signifikan bagi lini serang Liverpool yang masih kesulitan mencetak gol. Data dari Opta menunjukkan bahwa Isak hanya menyentuh bola sebanyak tiga kali selama berada di lapangan.
Slot sendiri mengakui bahwa timnya bermain dalam mode bertahan total menghadapi PSG. Ia menyatakan rasa syukurnya karena PSG menyia-nyiakan banyak peluang emas, sehingga Liverpool hanya kebobolan dua gol. "PSG tim yang lebih baik, tapi kami tidak menyerah," ujar Slot, menegaskan bahwa peluang di leg kedua masih terbuka.
Janji Virgil van Dijk untuk Laga di Anfield
Kapten tim, Virgil van Dijk, berupaya membangkitkan semangat skuadnya setelah kekalahan ini. Setelah sempat melontarkan kritik kepada rekan-rekan setimnya pasca-kekalahan dari Manchester City sebelumnya, kali ini ia meminta dukungan penuh dari suporter saat menjamu PSG di leg kedua yang akan digelar di Anfield.
"Jangan lupa kita bermain melawan juara bertahan Eropa. Kami harus tampil sempurna," kata bek asal Belanda tersebut. Van Dijk menambahkan harapannya agar para penggemar dapat menjadi "tulang punggung" tim lagi, mengingat banyak momen spesial yang pernah ia alami di Anfield.
Kini, Liverpool dihadapkan pada pilihan sulit di leg kedua. Mereka bisa memilih untuk tetap bermain hati-hati, yang berpotensi menyulitkan dalam mencetak gol, atau bermain lebih terbuka demi membalikkan keadaan. Pilihan kedua ini berisiko membuat tim rentan terhadap kecepatan serangan dari Kylian Mbappe dan Khvicha Kvaratskhelia.