Liverpool Khawatir Cedera Jeremy Jacquet Ganggu Pramusim

Cedera bahu Jeremy Jacquet menimbulkan kekhawatiran di Liverpool, berpotensi mengganggu rencana pramusim dan adaptasinya di tim.

Liverpool dikabarkan mulai khawatir dengan kondisi calon bek anyar mereka, Jeremy Jacquet, setelah pemain tersebut menjalani operasi akibat cedera bahu serius.

Jacquet direkrut dari Rennes pada hari terakhir bursa transfer musim dingin lalu. Liverpool sukses mengalahkan Chelsea dalam perburuan bek muda itu dengan kesepakatan senilai 55 juta pound ditambah 5 juta pound dalam bentuk bonus.

Namun, baru sepekan setelah kesepakatan tercapai, dan sebelum resmi bergabung pada musim panas mendatang, Jacquet mengalami cedera bahu saat membela Rennes dalam laga Ligue 1 melawan Lens.

Pada awal bulan ini, muncul laporan bahwa pemain berusia 20 tahun itu harus naik meja operasi. Bahkan sempat ada kekhawatiran ia bisa melewatkan sisa musim 2025/26. Rennes kemudian mengonfirmasi bahwa operasi tersebut berjalan sukses. Menurut laporan, Jacquet diperkirakan harus menepi selama delapan hingga 12 pekan. Hal itu berarti, ia sudah memainkan pertandingan terakhirnya bersama Rennes. Cedera ini juga memupus peluangnya untuk memperkuat Prancis di Piala Dunia 2026.

Jika masa pemulihan berjalan hingga batas maksimal 12 pekan, Jacquet baru akan kembali sekitar pertengahan Juli. Meski demikian, ia diperkirakan tetap bisa tampil pada awal musim Premier League 2026/27.

Kendati tidak mengancam awal musim depan, laporan tersebut menyebut Liverpool tetap panik melihat tingkat keparahan cedera Jacquet. Awalnya, The Reds berharap bisa langsung memasangkan Jacquet dengan Virgil van Dijk sejak fase pramusim. Namun, proses pemulihan yang cukup panjang membuat rencana itu terancam.

Jacquet kemungkinan akan melewatkan sebagian agenda pramusim Liverpool dan berisiko belum mencapai kebugaran optimal saat musim kompetitif dimulai. Liverpool sudah menjadwalkan tur pramusim ke Amerika Serikat, dengan tiga laga uji coba melawan Sunderland (25 Juli), Wrexham (29 Juli), dan Leeds United (2 Agustus).

Masalah di Lini Belakang

Sebelum cedera ini, Jacquet diproyeksikan melanjutkan perkembangannya bersama Rennes untuk beberapa bulan, sebelum nantinya menggantikan peran Ibrahima Konate di Anfield.

Liverpool memang masih berupaya memperpanjang kontrak Konate. Namun, jika tidak ada kesepakatan, bek asal Prancis itu berpotensi hengkang secara gratis dalam waktu lebih dari tiga bulan ke depan.

Di sisi lain, masa depan Joe Gomez juga belum pasti. Sementara itu, bek muda Giovanni Leoni masih dalam proses pemulihan dari cedera ACL dan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke performa terbaiknya.

Dengan Virgil van Dijk yang akan berusia 35 tahun, tahun ini, lini belakang Liverpool kini menjadi satu di antara area yang paling membutuhkan perhatian. Situasi tersebut membuat perekrutan bek tengah baru diyakini akan menjadi prioritas utama bagi Direktur Olahraga, Richard Hughes, pada bursa transfer musim panas mendatang.

Nama mantan bek mereka yang kini berseragam Bayer Leverkusen, Jarell Quansah, disebut-sebut masuk radar. Liverpool juga dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali senilai 52 juta paun.

Recommended