Liverpool dilaporkan tengah mempersiapkan perombakan besar-besaran pada skuadnya menjelang bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini diambil menyusul performa tim yang kurang memuaskan sepanjang musim, sebagaimana dilansir dari Bola.
Musim ini menjadi periode yang mengecewakan bagi tim asuhan Arne Slot. Mereka telah tersingkir dari FA Cup setelah kalah telak dari Manchester City, dan peluang untuk mempertahankan gelar Premier League semakin menipis. Harapan satu-satunya untuk meraih trofi kini hanya bertumpu pada Liga Champions UEFA, meskipun mereka akan menghadapi tantangan berat.
Beberapa nama besar dalam skuad disebut-sebut masuk daftar jual. Gelandang andalan Alexis Mac Allister disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang berpotensi dilepas. Selain itu, winger Cody Gakpo juga dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang akan dievaluasi masa depannya.
Indikasi perombakan semakin kuat dengan kepergian Mohamed Salah yang telah mengumumkan akan hengkang pada akhir musim. Tak hanya itu, pemain lain seperti Federico Chiesa dan Joe Gomez juga dikabarkan akan dilepas oleh manajemen klub.
Masa depan Curtis Jones dan Ibrahima Konate pun masih menjadi pertanyaan, menambah panjang daftar pemain yang mungkin meninggalkan Anfield dalam upaya pembangunan kembali kekuatan tim.
Evaluasi Menyeluruh dan Dampak Belanja Pemain
Penurunan drastis performa tim menjadi pemicu utama perombakan ini. Setelah berhasil meraih gelar liga pada musim sebelumnya, yang banyak dibangun atas fondasi era Jurgen Klopp, Liverpool justru mengalami kemunduran signifikan.
Meski telah menggelontorkan dana lebih dari £400 juta untuk mendatangkan tujuh pemain baru pada musim panas lalu, investasi tersebut belum memberikan dampak positif yang signifikan. Banyak rekrutan anyar gagal memenuhi ekspektasi, mendorong manajemen untuk mempertimbangkan langkah-langkah drastis.
Manajer Arne Slot mengakui dirinya terlibat penuh dalam perencanaan skuad untuk musim depan. Ia aktif berdiskusi dengan Direktur Olahraga Richard Hughes mengenai strategi tim. "Saya terlibat penuh untuk musim depan dan kami terus berdiskusi," ujar Slot.
Slot juga menyoroti pentingnya peran pemain sayap dalam membongkar pertahanan lawan yang rapat. "Bagaimana cara membongkar pertahanan rapat? Pelatih Timnas Inggris juga punya pandangan soal itu. Pemain sayap sangat penting untuk menghadapi pertahanan seperti itu, seperti yang kita lihat musim lalu dengan Mo Salah dan Luis Díaz," jelasnya.
Lebih lanjut, Slot menambahkan bahwa ada banyak aspek lain yang perlu diperhatikan, seperti situasi bola mati dan pertahanan dari lemparan ke dalam. "Ada banyak hal lain yang harus diperhatikan, seperti situasi bola mati, bertahan dari lemparan jauh, dan berbagai detail lain yang dilakukan tim," tambahnya.
Slot menegaskan bahwa evaluasi terus dilakukan untuk meningkatkan performa tim secara menyeluruh. Ia juga mengakui bahwa tidak akan ada satu pemain pun yang bisa sepenuhnya menggantikan peran Mohamed Salah yang dianggapnya unik. "Tidak akan pernah ada satu pemain yang bisa menggantikan Mo. Dia pemain yang unik," pungkas Slot.