Liverpool menelan kekalahan telak 2-4 saat bertandang ke markas Aston Villa pada pertandingan pekan ke-37 Premier League 2025/2026 yang berlangsung hari Sabtu (16/5/2026) dini hari WIB.
Hasil buruk ini mempersulit langkah The Reds untuk mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions musim depan, seperti dilansir dari Bola.
Kegagalan membawa pulang poin penuh membuat posisi Liverpool di lima besar klasemen sementara Liga Inggris belum aman, lantaran Bournemouth masih berpeluang menyalip perolehan poin mereka.
Tuan rumah memimpin lebih dulu lewat gol Morgan Rogers sebelum disamakan oleh kapten Liverpool, Virgil van Dijk.
Kesalahan lini belakang yang dipicu Dominik Szoboszlai membuat Ollie Watkins kembali membawa Aston Villa unggul.
Aston Villa kemudian menjauh berkat tambahan gol dari Watkins dan John McGinn, sementara Liverpool hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol kedua Van Dijk pada masa injury time.
Manajer Liverpool, Arne Slot, mengutarakan kekecewaannya setelah timnya kehilangan kendali permainan sejak tertinggal pada pertengahan babak kedua.
"Itu sangat merugikan karena kami membutuhkan kemenangan atau mungkin, mungkin, mungkin dua hasil imbang juga cukup," ujar Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Kekalahan ini memaksa skuad Merseyside untuk memenangi pertandingan pamungkas pada pekan depan demi menentukan nasib mereka sendiri tanpa bergantung pada hasil tim lain.
"Sekarang kami tahu satu hal dengan pasti, kami harus menang pekan depan jika ingin menentukannya sendiri. Sangat merugikan karena kami tidak mampu mendapatkan hasil, apalagi kemenangan, di sini hari ini," lanjut Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Arne Slot menilai anak asuhnya sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, namun situasi berbalik sepenuhnya setelah gol kedua tim tuan rumah tercipta.
"Ada beberapa momen ketika saya merasa hasil bisa berpihak kepada kami. Namun, setelah skor menjadi 2-1, kami tidak bisa menemukan momentum lagi dan kebobolan dua gol tambahan. Itu periode paling sulit dalam pertandingan," ujar Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Pelatih asal Belanda tersebut juga mengakui bahwa intensitas permainan lawan membuat pasukannya kewalahan pada paruh kedua laga.
"Setelah 2-1 kami hancur, dan kami kesulitan. Pada akhirnya kami memperkecil skor menjadi 4-2, jadi para pemain tidak menyerah, tetapi kami kesulitan mengatasi kecepatan, intensitas, dan kualitas mereka," lanjut Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Selain masalah momentum, Arne Slot menyoroti kelemahan berulang mengantisipasi situasi bola mati yang kerap menjadi bumerang bagi timnya sepanjang musim ini.
"Ini membuat frustrasi karena sebagai manajer Anda bertanggung jawab ketika hal yang sama terus terjadi berulang kali. Anda ditugaskan untuk mencoba mencegah itu terjadi lagi," ujar Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Padahal, pada pertandingan ini Liverpool mampu mencetak dua gol dari skema bola mati, yang sayangnya tidak diimbangi dengan pertahanan yang solid.
"Kami mencetak dua gol dari bola mati di sini, jadi biasanya Anda berpikir jika mencetak dua gol dari situasi seperti itu, Anda hampir pasti mendapatkan hasil, kecuali jika Anda kebobolan tiga gol seperti yang kami lakukan," lanjut Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Ia mengaitkan rapuhnya pertahanan dalam skema tersebut dengan hasil buruk yang juga mereka terima saat menghadapi tim papan atas lainnya.
"Melawan United, Chelsea, dan laga ini lagi, kami memiliki catatan negatif dalam situasi bola mati. Itu membuat sangat sulit untuk menang ketika menghadapi tim-tim selevel seperti United, Chelsea, dan Villa," ujarnya Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Terkait performa Dominik Szoboszlai yang menjadi sorotan atas lahirnya gol kedua Aston Villa, pelatih memberikan pembelaan terhadap sang gelandang.
"Dominik menjalani musim yang sangat bagus dan dia tidak melakukannya dengan sengaja. Dia adalah orang pertama yang merasa sangat buruk karena itu," ujar Arne Slot, Pelatih Liverpool.
Arne Slot tidak memungkiri bahwa setelah kesalahan tersebut terjadi, mental bertanding pasukannya langsung menurun drastis.
"Namun, itu terjadi dan setelahnya kami benar-benar kesulitan menemukan momentum lagi," lanjut Arne Slot, Pelatih Liverpool.