Luke Vickery Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia

Striker Luke Vickery, yang bermain di Australia, menyatakan ketertarikannya membela Timnas Indonesia. Kekurangan striker jadi perhatian PSSI.

Penyerang Luke Vickery memberikan indikasi kuat untuk memperkuat Timnas Indonesia. Saat ini, pemain berusia 20 tahun itu disebut-sebut sebagai salah satu pemain keturunan yang akan segera dinaturalisasi oleh PSSI.

Kesiapan Luke Vickery memberikan kontribusi bagi Skuad Garuda muncul di tengah sorotan terhadap lini depan Timnas Indonesia.

Kebutuhan mendesak akan penyerang tambahan mendorong PSSI untuk bergerak cepat. Luke Vickery dinilai sebagai sosok ideal untuk melengkapi Ole Romeny.

Selama ini, lini depan Timnas Indonesia memang sangat bergantung pada Ole Romeny, baik di era kepelatihan Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Selain Ole Romeny, terdapat nama-nama lain seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Jens Raven, dan Mauro Zijlstra yang juga mengisi posisi penyerang. Namun, selain karena masih muda, keempatnya dinilai belum mampu membangun chemistry yang solid dengan Ole Romeny di level senior.

Oleh karena itu, PSSI memutuskan untuk mencari pemain keturunan yang berkiprah di Eropa, dan Luke Vickery menjadi opsi yang menjanjikan.

Saat ini, Luke Vickery bermain untuk Macarthur FC di A-League Australia. Performa pemain kelahiran Hawaii, AS, yang memiliki darah Medan, Sumatra Utara ini, terbilang impresif dengan torehan empat gol dan satu assist sepanjang musim ini.

Dia telah bermain selama 1.154 menit dalam 19 pertandingan. Melalui kanal YouTube Yussa Nugraha, striker yang juga mampu bermain sebagai penyerang sayap ini menegaskan keinginannya untuk membela Timnas Indonesia.

"Saya pasti akan terbuka untuk itu dan sangat tertarik. Bermain dengan tim nasional, beraksi di depan puluhan ribuan orang di Indonesia. Saya pikir itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa," kata Luke Vickery.

Pengagum legenda Chelsea, Eden Hazard, ini mengaku bangga dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Dia melihat sendiri loyalitas fans saat memperkuat Timnas Australia U-20, ketika Indonesia menjadi tuan rumah.

"Saya pernah bermain di Timnas Australia U-20 di Piala Asia U-20. Saat itu bermain di Surabaya. Kami ada di sana. Mungkin lima pertandingan dan akhirnya kami peringkat ketiga. Indonesia main di final saat itu. Kami ke stadion dan menonton. Mungkin sekitar 2023 atau 2024," ujarnya.

"Jadi saya hanya pernah ke Indonesia sekali itu dan itu benar-benar membuat saya takjub dengan suporter yang 30-35 ribu di stadion. Sangat bersemangat. Ketika Anda bermain di depan pendukung yang sangat bersemangat, itu terbaik. Keren untuk dilihat," tukas Luke Vickery.

Menurut Luke Vickery, darah Indonesianya berasal dari neneknya.

"Nenek saya lahir di Indonesia, di Sumatera. Orang tuanya lahir di Belanda. Saat ini dia tinggal di California," ujar Luke Vickery, menambahkan bahwa ia memegang dua paspor.

"Saya lahir di Hawaii di Amerika Serikat. Saya punya paspor Amerika dan juga Australia," pungkas Luke Vickery.

Recommended