Luquinhas Bantah Rumor Kepindahan dari PSBS Biak ke PSS Sleman

Winger PSBS Biak Luquinhas menegaskan kabar ketertarikan PSS Sleman terhadap dirinya hanya sebatas gosip dan ia menghormati kontraknya.

Winger PSBS Biak, Luquinhas, memberikan respons terkait kabar yang mengaitkan dirinya dengan PSS Sleman. Pemain yang kini menginjak usia 29 tahun tersebut menegaskan bahwa spekulasi kepindahannya itu hanya sebatas gosip belaka.

Seperti dikutip dari Bola, nama Luquinhas mulai santer dibicarakan di bursa transfer setelah tampil konsisten bersama PSBS. Dari 31 pertandingan di BRI Super League 2025/2026, pemain asal Brasil ini sukses membukukan tujuh gol dan enam assist.

Catatan impresif tersebut menjadikan Luquinhas sebagai salah satu pilar PSBS yang paling menonjol musim ini. Kendati demikian, dirinya menyatakan tetap menghormati ikatan kerja yang masih berjalan bersama klub asal Papua tersebut.

"Itu hanya rumor. Saya masih punya kontrak dengan Biak. Saya masih terikat kontrak, jadi tentu saja Sleman adalah tim yang sangat bagus dengan suporter yang luar biasa," ujar Luquinhas kepada Bola.com, Kamis (21/5/2026).

Luquinhas memastikan bahwa hingga saat ini belum ada negosiasi serius mengenai masa depannya. Dirinya memilih untuk tetap fokus menuntaskan sisa musim, walaupun PSBS sudah dipastikan turun kasta ke liga kedua pada musim depan.

PSBS saat ini masih terpuruk di posisi terbawah klasemen sementara BRI Super League dengan raihan 18 poin dari 33 laga. Tim ini tercatat hanya mampu mengamankan empat kemenangan dan enam hasil imbang, sedangkan laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Kondisi mendebarkan di zona degradasi ini memicu rumor kepindahan sejumlah pemain PSBS ke klub lain. Nama Luquinhas menjadi salah satu yang disebut masuk dalam radar belanja PSS, namun sang pemain enggan berbicara lebih jauh.

"Saya berharap suatu hari nanti, mungkin, saya tidak tahu, tapi ya saya masih terikat kontrak dengan Biak. Jadi, saya tidak bisa menandatangani kontrak dengan tim mana pun. Itu semua hanya pembicaraan. Hanya rumor," katanya.

Di sisi lain, Luquinhas tidak memungkiri bahwa dirinya mengagumi kubu Super Elang Jawa. Ia menilai PSS Sleman merupakan klub besar yang didukung oleh atmosfer pertandingan yang sangat luar biasa.

Pemain yang mengenakan nomor punggung 10 di PSBS ini juga mengaku sangat menikmati kehidupan di Yogyakarta. Lingkungan Kota Gudeg tersebut bahkan membuat keluarganya merasa sangat nyaman seperti berada di rumah sendiri.

"Ya, Kota Jogja itu luar biasa. Saya sangat senang berada di sini. Keluarga saya juga suka, jadi saya merasa seperti di rumah sendiri," ungkap pemain bernama lengkap Claudio Lucas Morais Ferreira dos Santos itu.

"PSS adalah tim yang luar biasa. Saya pernah ke sana menonton beberapa pertandingan. Mereka punya suporter yang menyenangkan. Atmosfer di sana luar biasa. Saya juga punya beberapa teman di sana. Mereka adalah klub yang tepat dengan orang-orang yang tepat," pujinya.

Sementara itu, Luquinhas dipastikan tidak bisa memperkuat PSBS saat bersua Bhayangkara FC pada laga terakhir BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (23/5/2026) sore WIB.

Pemain dengan tinggi badan 175 cm ini terpaksa absen akibat menerima hukuman akumulasi kartu kuning. Kehilangan sosok Luquinhas menjadi pukulan telak bagi PSBS mengingat peran vitalnya di lini serang sepanjang musim.

"Ya, pertandingannya menurut saya akan sulit tetapi saya tidak akan bermain karena saya terkena akumulasi kartu kuning," ucapnya.

"Tetapi saya berharap anak-anak muda menikmati pertandingannya. Mereka menunjukkan kemampuan mereka. Dan kami memainkan permainan yang bagus. Saya akan mendukung dan menyemangati," tutur Luquinhas.

Recommended