Maarten Paes Nikmati Karier di Ajax Amsterdam

Maarten Paes menikmati kariernya di Ajax Amsterdam setelah diboyong dari FC Dallas dengan kontrak 3,5 tahun.

Maarten Paes saat ini merasakan kebahagiaan dalam kariernya bersama Ajax Amsterdam, klub terkenal dari Belanda. Ia bergabung dari FC Dallas pada awal Februari dengan kontrak 3,5 tahun.

Kepindahan ke Ajax menandai kembalinya Paes ke tanah kelahirannya. Walaupun memiliki status WNI melalui jalur blijvers, Paes lahir dan dibesarkan di Belanda.

Sebelum membela FC Dallas dan Ajax, Paes telah bermain untuk NEC Nijmegen dan FC Utrecht.

Debut profesionalnya terjadi di NEC Nijmegen pada 2016, sebelum pindah ke FC Utrecht pada 2018. Pada 2022, ia memilih bergabung dengan klub MLS, FC Dallas, dan bermain selama empat musim.

Selama berkarier di NEC Nijmegen dan Utrecht, Maarten Paes mencatatkan 44 penampilan di Eredivisie, kebobolan 59 gol, dan mencatatkan 10 clean sheet.

Maarten Paes menceritakan pengalamannya saat kecil. Ia mulai bermain sepak bola sejak usia dini dan berposisi sebagai penyerang.

"Saya mulai bermain sepak bola sejak usia tiga tahun dan selalu menjadi penyerang. Setelah kami mulai bermain di lapangan berukuran penuh, saya kehilangan kesenangan bermain di lini depan," terang Maarten Paes dikutip dari laman Ajax, Jumat (6/3/2026)

Perubahan posisi terjadi saat ia berusia 15 tahun.

"Di tahun kedua saya di level U15, saya menjadi penjaga gawang. Saya menemukan kembali gairah saya, berkembang, dan tidak lama setelah itu saya pindah ke NEC," lanjutnya.

Bela Timnas Indonesia

Selain karier klub, Maarten Paes juga menjadi andalan di dua negara berbeda. Ia pernah memperkuat Timnas Belanda U-19, U-20, dan U-21 dengan total 10 penampilan.

Paes kemudian memilih menjadi WNI melalui status blijvers. Ia resmi menjadi WNI pada 30 April 2024.

Debutnya bersama Tim Garuda terjadi pada 5 September 2024, saat Timnas Indonesia menahan Arab Saudi 2-2 di Jeddah pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ia kemudian memainkan 9 pertandingan lagi hingga laga kontra Irak di putaran keempat Kualifikasi bulan Oktober 2025.

"Ini suatu kehormatan besar. Saya sudah memiliki banyak kenangan indah dan di Jakarta selalu ada perayaan. Saya pikir ini adalah budaya sepak bola yang diremehkan. Saya mengajak semua orang untuk mengalaminya. Ini sebanding dengan Argentina, menurut saya luar biasa," ujar pemain kelahiran Nijmegen, 14 Mei 1998.

Bangga Jadi Orang Indonesia

Nenek Maarten Paes lahir di Kediri, Jawa Timur, dan sempat tinggal beberapa tahun di sana. Leluhurnya mengalami dampak Perang Dunia II.

"Nenek saya lahir di sana dan dia mengalami perang. Setelah perang, mereka datang ke Belanda dan sejak kecil dia selalu membawa budaya itu ke dalam hidup saya. Kami sering memasak makanan Indonesia bersama dan kemudian dia menjadi guru sejarah saya," kenang Maarten Paes.

Keputusannya membela Timnas Indonesia juga didedikasikan untuk sang nenek.

"Selama tahun-tahun terakhirnya, saya memutuskan bermain untuk Indonesia. Bermain untuk tim nasional itu juga merupakan kehormatan bagi nenek saya. Kami belajar lagu kebangsaan bersama, kami belajar Pancasila bersama dan dia meninggal sebelum debut saya. Setiap kali saya mendengar lagu kebangsaan, saya terutama memikirkan dia," jelas Maarten Paes.

Recommended