Harry Maguire menerima kartu merah pertamanya musim ini saat Manchester United (MU) bermain imbang melawan Bournemouth di Vitality Stadium, Sabtu (21/3/2026) dini hari WIB. Keputusan wasit Stuart Attwell memberikan penalti dan kartu merah kepadanya menuai beragam reaksi.
Premier League menyatakan bahwa keputusan wasit memberikan penalti dan kartu merah untuk Maguire telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR. Maguire dinilai menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas (DOGSO) dengan menahan pemain tanpa berusaha merebut bola.
Mantan striker MU, Andy Cole, tidak setuju dengan keputusan tersebut. Menurutnya, Maguire hanya menghalangi peluang mencetak gol karena momentum saat lengannya terulur. Cole menilai hukuman itu terlalu berat.
"Saya pikir perbedaannya adalah dia menggagalkan peluang mencetak gol, hanya karena momentum Harry mengulurkan lengannya. Saya pikir itu terlalu keras. Sentuhannya bagus sehingga saya tidak akan terjatuh, tetapi dalam permainan sekarang, bagi saya itu penalti," kata Andy Cole di Sky Sports.
Bruno Fernandes, kapten MU, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai pelanggaran Maguire memang layak dihukum. Namun, Fernandes juga percaya bahwa Amad seharusnya mendapatkan penalti di sisi lapangan yang lain.
"Saya tahu sulit bagi wasit untuk memberikan dua penalti ke tim yang sama dalam satu pertandingan, tetapi saya tidak mengerti mengapa VAR tidak terlibat dalam situasi itu atau dengan Harry Maguire karena salah satunya penalti dan begitu juga yang lain atau tidak satupun yang penalti," kata Bruno Fernandes.
Akibat kartu merah tersebut, Harry Maguire hanya akan absen dalam satu pertandingan. Premier League menganggap insiden itu sebagai penggagalan peluang mencetak gol yang jelas, bukan tindakan kekerasan yang berujung pada sanksi tiga pertandingan. Hasil imbang 2-2 ini membuat United tetap berada di peringkat ketiga, dengan Aston Villa di peringkat keempat, empat poin di belakang mereka.