Malut United Tetap Fokus Hadapi Arema FC di Tengah Bencana Gempa

Tim Malut United tetap mempertahankan fokusnya menghadapi Arema FC meski wilayah Maluku Utara diguncang gempa 7,6 SR pada 2 April 2026.

Tim sepak bola Malut United menunjukkan ketangguhan mental menjelang laga tandang melawan Arema FC. Meskipun wilayah asal mereka, Provinsi Maluku Utara, diguncang gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,6 skala Richter pada Kamis (2/4/2026) pagi WITA, para pemain tetap fokus pada pertandingan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 yang akan berlangsung Jumat (3/4/2026) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kondisi di Maluku Utara dilaporkan mulai kondusif setelah gempa yang getarannya terasa hingga Sulawesi Utara. Kabar baik ini memberikan ketenangan psikologis bagi para pemain, termasuk Safrudin Tahar dkk. Pelatih Hendri Susilo menegaskan bahwa insiden gempa tidak akan mengganggu konsentrasi tim dalam menghadapi pertandingan krusial tersebut, seperti dilansir dari Bola.

Pelatih Hendri Susilo menyampaikan bahwa timnya tetap mewaspadai kekuatan tuan rumah Arema FC, meskipun tim berjuluk Singo Edan tersebut akan tampil tanpa beberapa pemain asingnya. Menurutnya, menganggap remeh lawan karena absennya pemain kunci adalah kesalahan fatal. Malut United berkomitmen untuk bermain serius demi meraih hasil optimal di Malang.

Kesiapan Malut United juga didukung oleh pemusatan latihan intensif selama satu pekan di Yogyakarta, pascalibur Idul Fitri. Hendri Susilo yakin persiapan matang ini akan menjadi modal penting bagi Laskar Kie Raha untuk menghadapi tim yang diperkuat Hansamu Yama cs.

Posisi Klasemen dan Performa Tim

Saat ini, Malut United menduduki peringkat keempat klasemen dengan perolehan 45 poin dari 13 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Sementara itu, Arema FC berada di posisi kesebelas, dengan catatan tiga kekalahan beruntun dalam pertandingan sebelumnya.

Malut United dikenal memiliki rekor tandang yang impresif. Mereka bersama Bali United menjadi tim dengan torehan poin tandang terbanyak kedua, yakni 21 angka. Tim ini juga berhasil mencetak 17 gol dan hanya kebobolan 13 kali di laga tandang, menjadikannya tim kedua dengan jumlah kebobolan paling sedikit setelah Persib.

Perwakilan pemain Malut United, Wbeymar Angulo, menyatakan kesiapan timnya. "Kami memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan setelah libur. Saya dan rekan-rekan sudah siap untuk pertandingan besok," ujar Angulo.

Sebelum menjalani latihan resmi di Stadion Kanjuruhan pada Kamis (2/4/2026), skuad Malut United menggelar doa bersama di Gate 13. Aksi ini dilakukan untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan. Hendri Susilo menyampaikan harapannya, "Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah."

Recommended