Manchester City dijadwalkan menghadapi Southampton dalam laga semifinal Piala FA di Stadion Wembley, London, pada Sabtu (25/04/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi misi krusial bagi The Citizens untuk mempertahankan dominasi domestik mereka musim ini.
Satu tiket ke babak final menjadi target utama tim asuhan Pep Guardiola guna mencetak sejarah baru di kompetisi tertua di Inggris tersebut. Dilansir dari Bola, Manchester City berambisi menjadi tim pertama yang mencapai final Piala FA dalam empat musim berturut-turut.
Skuad asuhan Guardiola datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah merebut posisi puncak klasemen Premier League. Kemenangan tipis 1-0 atas Burnley pada Kamis (23/04/2026) dini hari WIB memastikan mereka tetap berada di jalur kemenangan dalam lima laga terakhir.
Ketajaman lini depan Manchester City tercatat sangat dominan dengan koleksi 157 gol di ajang Piala FA sejak musim 2016/2017. Dalam perjalanannya ke semifinal, mereka sukses menumbangkan Newcastle United dengan skor 3-1 serta mencatatkan kemenangan besar 10-1 atas Exeter City.
Di sisi lain, Southampton yang berstatus tim divisi dua tetap menebar ancaman serius setelah menyingkirkan Arsenal dengan skor 2-1. Gol kemenangan The Saints dicetak oleh Shea Charles, pemain lulusan akademi Manchester City, pada menit ke-85 dalam laga sebelumnya.
Pelatih Tonda Eckert berhasil membawa Southampton mencatat rekor 20 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi sebelum akhirnya bermain imbang dengan Bristol City. Tim berjuluk The Saints ini kini menempati peringkat keempat di klasemen Championship dan berpeluang promosi.
Namun, catatan sejarah di Stadion Wembley kurang berpihak kepada Southampton karena mereka menelan delapan kekalahan dari 11 penampilan terakhir di sana. Southampton juga tercatat mengalami kegagalan dalam 9 dari 13 kesempatan laga semifinal yang pernah mereka jalani.
Dalam 18 pertemuan terakhir antara kedua tim di berbagai ajang, Manchester City menunjukkan dominasi mutlak dengan meraih 16 kemenangan. Sebaliknya, Southampton tercatat hanya mampu mencuri dua kemenangan dari raksasa Manchester tersebut dalam periode yang sama.