Manajemen Manchester United dilaporkan semakin dekat untuk menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih permanen baru mereka.
Dikutip dari Bola yang melansir Daily Mirror, manajemen klub telah menyiapkan kontrak awal berdurasi dua tahun untuk pria Inggris tersebut.
Langkah ini diambil setelah Carrick menunjukkan performa impresif sejak mengemban tugas sebagai pelatih interim pada Januari 2026.
Di bawah arahannya, Setan Merah bangkit dan mengamankan tiket Liga Champions musim depan dengan hanya menelan dua kekalahan dari 15 pertandingan.
Keputusan tersebut dikabarkan telah mendapat lampu hijau dari pemilik klub, Jim Ratcliffe, setelah menerima rekomendasi CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox.
Carrick juga diperkirakan tetap mempertahankan staf kepelatihannya saat ini demi menjaga suasana positif di Carrington.
Para asisten seperti Steve Holland, Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion dinilai membantu perubahan besar performa tim.
Dalam mengemban tugas baru ini, Carrick dinilai harus mempelajari karakter positif dari empat mantan manajer Setan Merah terdahulu.
Hubungan Media ala Ruben Amorim
Ruben Amorim dikenal berhasil menjaga hubungan positif dengan media massa meski menghadapi periode sulit di Old Trafford.
Secara statistik, pelatih asal Portugal itu disebut sebagai salah satu manajer dengan catatan terburuk di era modern klub.
Di bawah kepemimpinannya, Setan Merah sempat mengakhiri musim di posisi ke-15 klasemen liga dan menelan lima kekalahan pada Desember 2024.
Namun, cara komunikasi Amorim yang terbuka saat konferensi pers membuat tekanan terhadap dirinya tidak berkembang terlalu agresif.
Garansi Trofi Erik ten Hag
Erik ten Hag mampu mempertahankan posisinya lebih lama di Manchester United karena keberhasilannya mempersembahkan gelar juara.
Keberhasilan memenangkan Piala FA 2024 membuat manajemen mengubah rencana pemecatan menjadi pemberian kontrak baru.
Sebelumnya, pelatih asal Belanda tersebut juga sukses membawa Setan Merah menjuarai Carabao Cup sekaligus mengakhiri puasa trofi enam tahun.
Meraih trofi terbukti mampu memberikan waktu tambahan dan membangun kepercayaan dari pihak klub serta suporter.
Tradisi Klub dan Pemain Akademi dari Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer sukses mendapat dukungan besar dari suporter karena sangat memahami tradisi dan identitas klub.
Sebagai mantan pemain, Solskjaer tahu betul nilai besar Setan Merah dan konsisten memberikan kesempatan bagi pemain akademi.
Ia juga kerap menegaskan pentingnya menjaga budaya dan kebesaran klub di setiap kesempatan.
Kemenangan Laga Besar ala Jose Mourinho
Jose Mourinho dikenal selalu mampu memenangkan pertandingan besar selama menangani Manchester United.
Mourinho tercatat sering mengalahkan tim-tim kuat seperti Chelsea, Manchester City, hingga Liverpool asuhan Jürgen Klopp.
Carrick sendiri dinilai sudah menunjukkan tanda positif dengan mengalahkan rival papan atas, namun konsistensi tetap menjadi kunci utama.