Manchester United Tumbangkan Chelsea dan Pecahkan Rekor 41 Tahun

Manchester United mencetak rekor sejarah setelah mengalahkan Chelsea, Arsenal, dan Liverpool di kandang lawan dalam satu musim kompetisi Premier League.

Manchester United berhasil menundukkan Chelsea dengan skor 1-0 di Stadion Stamford Bridge pada Minggu (19/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan tipis tersebut membawa Setan Merah mengulangi catatan sejarah yang terakhir kali tercipta pada musim 1984/1985.

Hasil positif di markas Chelsea memastikan tim asuhan Ruben Amorim menyapu bersih kemenangan di kandang tiga rival besar, yakni Liverpool, Arsenal, dan Chelsea dalam satu musim liga. Capaian ini menjadi sinyal kuat kebangkitan mentalitas bertarung Bruno Fernandes dan kawan-kawan, sebagaimana dilansir dari Bola.

Sebelum membungkam publik Stamford Bridge, Manchester United tercatat lebih dulu mencuri poin penuh di Emirates Stadium dengan kemenangan 2-1 atas Arsenal. Tren impresif tersebut berlanjut saat mereka menumbangkan Liverpool lewat skor dramatis 3-2 di Anfield.

Statistik yang dihimpun menunjukkan bahwa efisiensi dan kedisiplinan menjadi kunci utama United dalam memanfaatkan keterpurukan tuan rumah. Chelsea sendiri sedang berada dalam tren negatif setelah menelan empat kekalahan beruntun di Premier League tanpa mampu mencetak satu gol pun.

Penurunan performa The Blues juga terlihat dari mandulnya lini serang mereka, termasuk Cole Palmer. Penyerang andalan Chelsea tersebut dilaporkan gagal memberikan kontribusi gol maupun assist dalam enam pertandingan terakhir melawan tim-tim kategori Big Six.

Keberhasilan mengulang rekor yang bertahan selama empat dekade ini dinilai menghidupkan kembali aura kejayaan klub yang sempat pudar. Manchester United kini membuktikan konsistensi mereka saat menghadapi tekanan besar di panggung tertinggi kompetisi domestik.

Rangkaian hasil di markas rival utama ini memberikan posisi tawar yang lebih kuat bagi United dalam persaingan papan atas musim ini. Kemenangan atas Chelsea menjadi penutup dari rangkaian laga tandang krusial melawan tim-tim elite Liga Inggris.

Recommended