Mantan Bintang Liverpool Beralih Profesi Unik Setelah Gantung Sepatu

Sejumlah mantan pemain Liverpool memilih jalur karier tak terduga setelah pensiun, dari nelayan salmon, DJ, hingga pengusaha penitipan anak.

Setelah mengakhiri karier profesional di lapangan hijau, banyak mantan pemain sepak bola memutuskan untuk beralih profesi. Sebagian besar memilih untuk tetap berkecimpung di dunia sepak bola sebagai pelatih, manajer, atau komentator, seperti Zinedine Zidane, Xavi Hernandez, Steven Gerrard, Rio Ferdinand, Gerry Neville, dan Jamie Carragher.

Namun, tidak semua bintang lapangan hijau mengikuti jalur konvensional tersebut. Beberapa mantan pemain Liverpool justru memilih profesi yang sangat unik dan jauh dari hingar-bingar sepak bola setelah gantung sepatu, dilansir dari Bola.

Mantan bek Norwegia, Vegard Heggem, harus mengakhiri kariernya di Anfield lebih awal akibat cedera serius. Setelah pensiun, Heggem kembali ke tanah kelahirannya dan menjadi nelayan salmon di Sungai Orkla. Ia bahkan membangun pondok memancing dan bertindak sebagai konsultan konservasi salmon Atlantik liar, karena kecintaannya pada aktivitas memancing.

Djibril Cisse, yang mencetak 24 gol untuk Liverpool antara 2004 hingga 2007, juga mengalami gangguan karier akibat cedera pinggul. Setelah pensiun definitif pada 2016, pemenang Liga Champions ini sukses meniti karier sebagai seorang disc jockey (DJ). Salah satu karyanya bahkan telah diputar lebih dari satu juta kali di Spotify. Cisse juga mengungkapkan rencananya untuk mengembangkan merek pakaian.

Rekan setim Cisse di Liga Champions 2005, Vladimir Smicer, memilih terjun ke dunia politik setelah pensiun pada 2009. Ia sempat mencalonkan diri sebagai Anggota Parlemen Eropa pada 2014 untuk partai Ceko Order of the Nation, dengan janji kampanye untuk menurunkan tingkat obesitas anak-anak di Republik Ceko. Meskipun gagal terpilih, Smicer kemudian bekerja bersama Nigel Farage di Parlemen Eropa.

Rob Jones, yang cedera lutut memaksanya pensiun pada usia 27 tahun, menemukan gairah baru di dunia bisnis. Bersama sang istri, ia merintis usaha penitipan anak. Bisnis mereka bahkan berkembang hingga ke Timur Tengah, dengan membangun rumah dan fasilitas penitipan anak untuk anak-anak dari berbagai negara.

Pahlawan Liverpool di Liga Champions 2005, Jerzy Dudek, juga tetap menggeluti dunia olahraga meski beralih dari sepak bola. Setelah pensiun pada 2011, mantan kiper ini memilih karier di dunia balap motor. Ia mendaftar ke Volkswagen Castrol Cup pada 2016, menyatakan bahwa dia membutuhkan gairah dalam hidup untuk terus maju.

Sementara itu, Daniel Agger, mantan bek Liverpool dan Denmark, dikenal sebagai pesepak bola dengan tato terbanyak di dunia setelah pensiun pada 2016. Kecintaannya pada seni tato membawanya membuka salon tato terbesar di dunia, Tattoodo. Selain itu, Agger juga menjabat sebagai manajer tim divisi dua Denmark, HB Koge, sejak 2021 hingga saat ini.

Recommended