Marc Marquez Ungkap Kelemahan Utama Usai MotoGP Brasil

Marc Marquez mengungkapkan kelemahan utama yang menghambat performanya setelah MotoGP Brasil, meski tampil kompetitif.

Usai MotoGP Brasil, Marc Marquez mengungkapkan bahwa ada satu kelemahan utama yang masih memengaruhi performanya. Meskipun menunjukkan daya saing selama akhir pekan, pembalap Ducati tersebut merasa belum bisa tampil optimal, terutama saat start balapan.

Marquez, juara dunia bertahan, sempat memberikan tanda-tanda kebangkitan. Ia berhasil memenangkan Sprint Race, namun hanya mampu menempati posisi ketiga di balapan utama.

Hasil ini membuat Marquez harus puas berada di belakang rival-rivalnya, termasuk Fabio di Giannantonio yang terlibat persaingan sengit dengannya sepanjang akhir pekan.

Kemenangan berhasil diraih oleh pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yang tampil dominan dengan keunggulan waktu yang cukup signifikan dari para pesaingnya.

Marquez mengakui bahwa start yang kurang optimal menjadi satu-satunya hal yang masih mengganjal performanya.

"Saya kehilangan banyak di lap-lap awal, hanya itu. Feeling-nya belum saya dapatkan, dan di situlah saya harus berkembang," ujar Marquez.

Ia menyebutkan bahwa kehilangan waktu yang cukup besar di awal balapan disebabkan oleh kurangnya kepercayaan diri terhadap motor, yang memengaruhi ritmenya secara keseluruhan.

Bahkan, lebih dari separuh selisih waktu dengan Bezzecchi terjadi pada fase awal tersebut, sebelum akhirnya Marquez mulai menemukan ritmenya di pertengahan hingga akhir balapan.

Sempat Kehilangan Posisi Krusial

Situasi Marquez semakin sulit setelah ia disalip oleh di Giannantonio dan Jorge Martin, yang menyebabkan ia kehilangan jalur bebas di depan.

Kondisi tersebut menyulitkannya untuk mengembangkan kecepatan maksimal, terutama di trek yang memiliki karakteristik sulit untuk menyalip.

"Saya mencoba tetap tenang dan tidak memaksakan diri agar ban tidak cepat habis," jelas Marquez.

"Saat berada di belakang Jorge dan Fabio, saya tidak pernah cukup dekat untuk melakukan overtake dengan nyaman. Itu juga dipengaruhi karakter lintasan," lanjut Marquez.

Bangkit di Akhir Balapan

Meskipun menghadapi kesulitan di awal, Marquez menunjukkan peningkatan signifikan seiring berjalannya balapan. Ia bahkan terlibat duel sengit dengan di Giannantonio pada lap-lap akhir.

Puncaknya terjadi di lap terakhir ketika Marquez mencatatkan waktu terbaiknya, finis hanya terpaut beberapa persepuluh detik dari rivalnya tersebut.

Marquez menilai bahwa akhir pekan di Brasil tetap memberikan banyak hal positif.

"Kami tidak terlalu jauh dari para pemimpin. Ada beberapa area yang perlu kami perbaiki," katanya.

"Memang hari ini saya tidak punya kecepatan untuk bertahan di depan, tapi secara keseluruhan ini akhir pekan yang positif," tambah Marquez.

Aprillia dan Bezzecchi Sedang On Fire

Marquez juga memberikan pujian atas performa Bezzecchi dan Aprilia yang sedang dalam tren positif.

Menurutnya, kesuksesan tersebut adalah kombinasi sempurna antara pembalap dan motor.

"Saya selalu melihat paketnya secara keseluruhan, pembalap dan motor. Bukan hanya pembalap atau hanya motor, tapi keduanya," ujar Marquez.

"Saat ini mereka tampil sangat baik," tegasnya.

Dengan hasil tersebut, Bezzecchi kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 22 poin atas Marquez yang berada di posisi kelima.

Balapan selanjutnya di Circuit of the Americas (COTA) akan menjadi kesempatan bagi Marquez untuk memperbaiki start dan kembali bersaing di barisan depan.

Recommended