Marcos Santos, Pelatih Asing yang Curi Perhatian di Arema FC

Marcos Santos, pelatih asing Arema FC, menjadi sorotan di BRI Super League 2025/2026. Bagaimana rekam jejaknya?

Kehadiran pelatih asing, Marcos Santos, di Arema FC pada BRI Super League 2025/2026 menarik perhatian. Kiprahnya di tahun pertama sepak bola Indonesia menjadi sorotan.

Dengan pengalaman 13 tahun melatih, pria berusia 46 tahun ini memiliki rekam jejak yang mumpuni di antara 15 pelatih impor yang menangani klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia mengawali karir sebagai pelatih kepala di Coritiba FC, klub Divisi Pertama Liga Brasil, pada 6 September 2012.

Saat ini, Marcos Santos masih memimpin Arema FC, menggantikan Ze Gomez yang kontraknya tidak diperpanjang. Dari 24 pertandingan yang telah dilakoni, ia mencatatkan delapan kemenangan, enam kali imbang, dan sepuluh kekalahan.

Marcos Santos tercatat sebagai salah satu pelatih yang mampu bertahan lama di Arema FC sejak era Liga 1. Hanya empat sosok yang mampu melakukan hal serupa. Selain Marcos Santos, ada Milan Petrovic (musim 2018), Milomir Seslija, dan Eduardo Almeida.

Pada tiga musim terakhir, Arema FC selalu berganti pelatih. Javier Roca memimpin 12 laga di musim 2022/2023, lalu digantikan I Putu Gede. Joko Susilo bertahan 16 laga di musim 2023/2024. Fernando Valente memimpin 15 laga dan Widodo Cahyono Putra mencatatkan 10 pertandingan di musim berikutnya. Joel Cornelli menjadi nakhoda tim dalam 15 laga dan Ze Gomes memimpin 17 laga di musim 2024/2025.

Sebelum bergabung dengan Arema FC, Marcos Santos telah menukangi 14 klub berbeda dan bekerjasama dengan banyak pemain.

Pemain Didikan Marcos Santos di BRI Super League

Sembilan pemain didikan Marcos Santos kini berkarier di BRI Super League. Jika disatukan kembali, mereka dapat memenuhi kuota pemain asing di Super League. Mereka menempati berbagai posisi, mulai dari kiper hingga penyerang.

Mereka adalah kiper Alan Bernardon (Malut United), Kleberson (PSS), Igor Inocencio (Malut United), Viktor Luiz (PSM), Moises Wolschick (Bhayangkara FC), Van Basty Sousa (Persija), Jean Motta (Persija), Uilliam Barros (Persib), dan Gustavo Tocantins (PSS).

Para pemain ini pernah bermain bersama Marcos Santos di klub Fortaleza, Juventude, Nautico, dan Londrina di Liga Brasil.

Recommended