Legenda MotoGP Jorge Lorenzo menyoroti performa buruk juara dunia bertahan Marc Marquez pada awal musim MotoGP 2026 yang dinilai akibat kendala fisik serius setelah balapan di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu, 1 Maret 2026.
Hingga seri keempat musim ini, pembalap Ducati Lenovo tersebut mencatatkan start terburuk sepanjang kariernya dengan menempati posisi kelima klasemen sementara. Marquez baru mengumpulkan 57 poin dan tertinggal 44 angka dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi.
Dilansir dari Bola, Lorenzo menyebutkan bahwa cedera tulang selangka yang didapat Marquez saat kecelakaan di MotoGP Mandalika tahun lalu menjadi akar permasalahan. Kondisi fisik tersebut menghambat kemampuan sang pembalap dalam mengendalikan motor Ducati di lintasan.
"Bagi saya, ini soal lengannya. Dia benar-benar tidak bisa mengerem," kata Lorenzo dalam podcast Duralavita.
Lorenzo menambahkan bahwa Marquez tidak memiliki kekuatan fisik yang cukup untuk memacu motor hingga batas maksimal saat memasuki zona pengereman atau tikungan. Hal ini dianggap menjadi alasan utama Marquez belum pernah meraih podium di sesi Main Race musim ini.
Meskipun performanya menurun, Marquez tercatat sempat mengamankan dua kemenangan pada sesi Sprint Race dan satu podium di Brasil. Namun, catatan tersebut tetap menempatkannya dalam tekanan besar untuk mempertahankan gelar juara dunia yang diraihnya tahun lalu.
Roser Alenta, ibunda Marc Marquez, memberikan pembelaan dengan menyatakan bahwa putranya belum melewati masa jayanya. Alenta menegaskan bahwa kesalahan yang terjadi pada musim 2026 adalah hal manusiawi bagi setiap pembalap profesional di lintasan balap.