Pembalap Tech3 KTM, Maverick Vinales, dipastikan menyudahi partisipasinya dalam MotoGP Amerika Serikat 2026 di Sirkuit Austin lebih awal. Keputusan tersebut diambil setelah sang pembalap menyelesaikan sesi latihan bebas pertama.
Seperti dikutip dari Bola, Maverick Vinales sempat menempati urutan ke-13 dalam sesi tersebut. Namun, ia memilih mundur karena kembali merasakan nyeri hebat pada bahu kirinya.
Rasa sakit tersebut bersumber dari cedera lama yang didapatnya saat balapan di Sachsenring pada Juli tahun lalu. Cedera tersebut sebelumnya telah memaksa Maverick Vinales naik ke meja operasi.
Ia sempat melewati masa pemulihan dan gagal melakukan comeback di Austria. Setelah itu, ia sempat mencoba kembali membalap di Barcelona, Misano, dan Motegi, tetapi performanya terhambat oleh keterbatasan kekuatan fisik.
Masa jeda musim dingin yang awalnya diproyeksikan sebagai momen pemulihan total ternyata belum membuahkan hasil maksimal. Kondisi bahu kirinya belum membaik secara signifikan di tengah upaya adaptasi dengan motor KTM RC16 terbaru yang menggunakan konfigurasi berbeda dari pembalap KTM lain.
"Di tikungan kanan, saya berada di level yang sama atau bahkan lebih baik, tetapi di tikungan kiri saya kehilangan banyak hal," kata Vinales jelang akhir pekan di Austin.
"Hanya ada satu alasan untuk itu, dan kami perlu memeriksa kenapa (bahu saya) belum sembuh," imbuhnya.
Melalui rilis resmi pasca-sesi latihan bebas pertama di Austin, tim Tech3 memberikan penjelasan mendalam terkait kendala fisik yang dihadapi pembalapnya. Masalah utama terdeteksi pada komponen medis yang terpasang di tubuhnya.
"Maverick mengalami rasa sakit dan keterbatasan kekuatan di bahu kirinya. Setelah pemeriksaan awal pekan ini, ditemukan bahwa salah satu sekrup yang dipasang setelah cedera di Sachsenring tahun lalu telah bergeser," demikian pernyataan Tech3 KTM.
"Dia akan kembali ke Eropa untuk menjalani prosedur operasi kecil guna melepas sekrup tersebut, dengan harapan bisa kembali fit saat Grand Prix Spanyol."
Semenjak dibekap cedera bahu tersebut, Maverick Vinales tercatat baru mengoleksi tiga poin yang didapatkannya setelah menyentuh garis finis di posisi ke-13 pada balapan di Barcelona.
Adanya penundaan jadwal pada GP Qatar memberikan keuntungan waktu bagi masa pemulihan sang pembalap. Maverick Vinales kini menargetkan untuk kembali membalap pada seri pembuka MotoGP Eropa yang berlangsung di Jerez pada 24-26 April 2026.
Dampak Terhadap Formasi Tim Tech3 KTM
Absennya pembalap asal Spanyol ini membuat Tech3 kemungkinan besar hanya akan mengandalkan satu motor untuk sisa akhir pekan di Austin. Pasalnya, pembalap penguji KTM, Pol Espargaro, yang biasa menjadi pengganti, sedang bertugas di Amerika Serikat sebagai kru siaran televisi DAZN.
Rekan satu tim Vinales, Enea Bastianini, menyelesaikan sesi latihan bebas pertama dengan menempati posisi ke-14. Sementara itu, sesi latihan bebas pertama tersebut dipimpin oleh pembalap tim pabrikan KTM, Pedro Acosta.
Sirkuit Austin sebenarnya memiliki ikatan emosional yang kuat bagi Maverick Vinales. Pada MotoGP 2024 lalu, ia sukses mengemas kemenangan ganda setelah memulai balapan dari posisi start terdepan saat masih memperkuat Aprilia.