Kabar duka datang dari dunia olahraga dan bisnis, Michael Bambang Hartono, pemilik klub Serie A, Como 1907, sekaligus peraih medali perunggu Asian Games 2018 dari cabang olahraga bridge, dikabarkan telah meninggal dunia.
Pendiri Grup Djarum tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di Singapura pada Kamis (19/3/2026) dalam usia 86 tahun.
"Keluarga Besar PT Djarum berduka cita mendalam atas wafatnya Pimpinan Kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," kata Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan, dinukil dari Liputan6.com.
Pada tahun 2019, Michael Hartono bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, mengambil alih kepemilikan Como 1907 yang saat itu berada di ambang kebangkrutan. Di bawah kepemilikan mereka, klub tersebut berhasil bangkit dan menjadi salah satu tim yang disegani di Italia.
Dalam kurun waktu lima tahun, Como 1907 yang sebelumnya berlaga di Serie D (kasta keempat Liga Italia), berhasil promosi ke Serie A pada musim 2024/2025.
Michael dan Robert Budi Hartono mempercayakan pengelolaan Como 1907 kepada Mirwan Suwarso, seorang pebisnis dan eksekutif asal Indonesia yang telah lama menjadi bagian dari Grup Djarum.
Saat ini, Como 1907 dilatih oleh Cesc Fabregas dan menduduki peringkat keempat klasemen sementara Serie A 2025/2026 dengan mengumpulkan 54 poin dari 29 pertandingan. Mereka memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Prestasi di Asian Games dan Kontribusi Olahraga
Pada Asian Games 2018, Michael Hartono bersama Jemmy Boyke Bojoh, Franky Steven Karwur, Bert Toar Polli, Rury Andhani, dan Conny Eufke Sumampouw berhasil meraih medali perunggu untuk Indonesia dalam nomor Supermixed Team cabang olahraga bridge.
Atas prestasinya tersebut, Michael menerima bonus sebesar Rp250 juta dari pemerintah yang kemudian disumbangkan untuk pengembangan cabang olahraga bridge di Indonesia.
Selain itu, Michael juga berjasa dalam pembinaan bulutangkis melalui PB Djarum yang telah menghasilkan banyak atlet berprestasi di tingkat internasional.
Pada September 2020, Michael menerima penghargaan Satyalancana Dharma Olahraga dari Presiden RI ke-7, Joko Widodo atas dedikasinya mengharumkan nama Indonesia di cabang olahraga bridge.