Miljan Radovic Ungkap Rahasia Ketajaman Lini Tengah Persib Bandung

Eks gelandang Persib Miljan Radovic membagikan kisah latihan intensif dan keinginannya kembali melatih di Indonesia pada sesi wawancara April 2026.

Mantan pemain dan pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, membagikan rahasia performa gemilangnya saat membela Maung Bandung dalam wawancara eksklusif yang dilansir dari Bola pada Kamis (16/4/2026). Radovic menekankan pentingnya latihan mandiri untuk mengasah kemampuan teknis di lapangan.

Pria asal Montenegro tersebut mencatatkan statistik impresif selama satu setengah musim memperkuat Persib sejak bergabung pada tahun 2011 di usia 35 tahun. Ia berhasil membukukan total 17 gol dan 24 assist meski berposisi asli sebagai gelandang bertahan tengah.

Keahlian Radovic dalam mengeksekusi tendangan bebas dan tembakan jarak jauh diakui bukan merupakan faktor keberuntungan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya rutin menjalankan sesi latihan tambahan di luar program reguler tim untuk mencapai tingkat akurasi tersebut.

"Saya berlatih sangat keras untuk tendangan bebas. Setelah latihan reguler, tidak selalu, tapi sering, saya mengambil 100, 200, bahkan 300 kali tendangan," kata Miljan Radovic, mantan gelandang Persib Bandung dalam sesi wawancara dengan Bola Break bersama Hery Kurniawan.

Radovic juga meluruskan kabar mengenai insiden dengan oknum suporter yang dialaminya saat menjabat sebagai pelatih Persib pada 2019. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak seserius yang diberitakan dan bukan dilakukan oleh kelompok pendukung Bobotoh.

Kecintaan terhadap atmosfer sepak bola di Indonesia membuat sosok yang kini menginjak usia 50 tahun tersebut membuka peluang untuk kembali berkarier. Kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia menjadi modal utama yang ia miliki untuk mempermudah proses adaptasi nantinya.

Radovic saat ini terus memantau perkembangan kompetisi di tanah air dan menyatakan kesiapannya jika ada tawaran pekerjaan dalam waktu dekat. Fokus utamanya tetap pada pengembangan teknis pemain berdasarkan pengalaman panjangnya di Eropa dan Asia.

Recommended