Penampilan perdana Febri Hariyadi bersama Persis Solo menuai pujian dari sang pelatih, Milomir Seslija, usai laga kontra PSBS Biak di pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (21/2/2026), Febri Hariyadi masuk sebagai pemain pengganti.
Milomir Seslija memasukkan Febri pada menit ke-58, menggantikan Dimitri Lima. Menurut Milo, mantan pemain sayap Persib Bandung itu menunjukkan performa yang menjanjikan.
"Kami akhirnya memiliki Febri Hariyadi yang bisa bermain saat menghadapi PSBS Biak. Saya rasa, Febri mencatatkan debut yang sangat baik bersama kami," ujar Milomir Seslija.
Menurut Milomir Seslija, kebugaran menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penampilan Febri. Pasalnya, pemain berusia 30 tahun itu sudah lama tidak bermain reguler bersama Persib.
"Akan tetapi, Febri sudah lama tidak bermain reguler bersama Persib Bandung. Ini sangat mempengaruhi match fitness-nya. Inilah yang menjadi masalah kami, termasuk dengan pemain lain," kata Milo.
Minimnya menit bermain yang didapatkan Febri bersama Maung Bandung, bahkan cedera lutut yang dialaminya musim lalu, menjadi penyebabnya.
Pada putaran pertama musim ini, Febri lebih sering duduk di bangku cadangan. Kehadiran pemain asing di lini depan membuat posisinya semakin sulit.
Pemain Lain Juga Bermasalah
Milomir Seslija menyoroti bahwa bukan hanya Febri Hariyadi yang mengalami masalah minimnya menit bermain. Beberapa pemain baru Laskar Sambernyawa juga menghadapi kendala serupa.
Milo akan memberikan kesempatan bermain secara bertahap kepada para pemainnya agar mereka dapat kembali tampil optimal.
"Beberapa pemain yang sudah tidak bermain selama berbulan-bulan, mungkin mereka terlihat bugar. Tetapi, mereka tidak punya menit bermain. Itulah yang masih menjadi kekurangan kami. Namun, saya rasa pemain bermain lebih baik ketimbang laga sebelumnya," kata dia.
Beberapa pemain asing dan lokal yang direkrut Persis Solo pada bursa transfer paruh musim ini memang belum bisa bermain penuh, dan lebih sering diturunkan sebagai pemain pengganti di babak kedua.