Dua pembalap Honda, Joan Mir dan Luca Marini, menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh Veda Ega Pratama. Keduanya menekankan bahwa untuk mencapai level tertinggi di dunia balap motor, Veda membutuhkan proses panjang dan konsistensi.
Dalam kunjungan mereka ke Bali, Mir dan Marini berinteraksi dengan penggemar serta memberikan pandangan mereka tentang perkembangan pembalap muda Indonesia. Veda Ega Pratama menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian karena performanya yang impresif di level internasional.
Menurut Mir dan Marini, langkah yang tepat dan pengalaman yang terus bertambah akan menjadi faktor penentu apakah Veda dapat bersaing di level tertinggi seperti MotoGP.
Mir menilai bahwa Veda telah berada di jalur yang tepat dengan dasar yang kuat dari program pembinaan yang diikutinya. Ia melihat bahwa pengalaman di Asia Talent Cup dan Red Bull MotoGP Rookies Cup sangat membantu pembalap muda.
"Ya, saya sangat senang. Saya pikir Pratama melakukan pekerjaan yang sangat bagus di sana," ujar Mir.
Mir menambahkan, pengalaman di ajang seperti Asia Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup membuat pembalap lebih siap saat masuk ke kejuaraan dunia. "Ketika Anda tiba di kejuaraan, Anda sudah sangat mengenal motor Moto3. Dia sudah berada di sana selama beberapa tahun dan menurut saya levelnya sangat bagus, dan dia menunjukkannya di balapan pertama."
Meski begitu, Mir mengingatkan bahwa perjalanan seorang pembalap muda tidak selalu mudah. Konsistensi dan kerja keras adalah kunci untuk bertahan di level kompetisi tinggi.
“Selamat untuk dia. Sekarang yang penting dia tidak berpikir bahwa setiap balapan akan mudah. Penting bagi dia untuk terus bekerja keras.”
Mir juga menilai Veda memiliki talenta yang jelas terlihat. Namun, fokus jangka panjang tetap menjadi hal yang paling penting dalam perkembangan seorang pembalap. Ia berharap Veda dapat menjaga konsistensi dan mengumpulkan poin serta pengalaman untuk menjadi salah satu favorit di akhir musim atau musim depan.
“Bakatnya jelas sangat bagus. Mudah-mudahan dia bisa menjaga konsistensi itu, tidak terlalu memikirkan hasil jangka pendek, dan bisa mengumpulkan poin serta pengalaman untuk menjadi salah satu favorit di akhir musim atau musim depan.”
Pandangan Luca Marini tentang Karier Veda
Senada dengan Mir, Marini juga memberikan penilaian positif terhadap Veda. Ia bahkan menyebut pembalap muda Indonesia itu sudah menunjukkan potensinya sejak musim lalu.
“Fantastis. Saya pikir dia sudah menunjukkan potensinya sejak musim lalu. Dia menjalani musim yang luar biasa dan memulai balapan pertamanya di kategori Moto3 di Kejuaraan Dunia dengan cara yang sangat bagus,” kata Marini.
Marini menambahkan, hasil finis di posisi lima besar pada balapan awal merupakan pencapaian yang patut diapresiasi bagi seorang rookie.
“Masuk lima besar adalah hasil yang sangat bagus untuk diingat. Itu menunjukkan bahwa dia pembalap yang sangat berbakat.”
Marini menegaskan bahwa tantangan yang lebih berat akan datang di masa depan. Jenjang karier di dunia balap motor memiliki tingkat kesulitan yang semakin tinggi.
“Dia harus terus bekerja keras pada dirinya sendiri dan terus berkembang. Sekarang mungkin dia sangat kuat, tetapi Moto2 dan MotoGP akan menjadi tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan Moto3.”
Marini menilai langkah terbaik bagi Veda adalah berkembang secara bertahap sambil terus meningkatkan kemampuan setiap musim.
“Dia harus mengambil semua hal positif dari Moto3 dan mencoba berkembang ketika nanti naik ke Moto2. Level pembalap di Moto2 jauh lebih tinggi dan jauh lebih sulit. Jika ingin naik ke MotoGP, tantangannya akan lebih besar lagi. Jadi dia harus melangkah satu per satu dan terus berkembang setiap tahun.”