Manajemen Real Madrid menghadapi kebuntuan dalam negosiasi perpanjangan kontrak dengan penyerang andalannya, Vinicius Junior, pada Rabu (6/5/2026) di tengah persiapan klub untuk bursa transfer musim panas mendatang.
Dilansir dari Bola, situasi kontrak pemain asal Brasil tersebut belum menemui titik terang karena adanya permintaan struktur gaji yang setara dengan Kylian Mbappe serta kejenuhan sang pemain terhadap dinamika internal di Santiago Bernabeu.
Klub raksasa Spanyol itu kini berada dalam posisi sulit karena jika kesepakatan tidak segera tercapai, Madrid berisiko kehilangan Vinicius secara gratis pada musim panas 2027 atau terpaksa menjualnya dengan harga murah tahun ini.
Selain persoalan finansial, laporan RadioMarca menyebutkan bahwa Vinicius menginginkan perubahan lingkungan kerja dan hubungan yang lebih sehat dengan pelatih berikutnya sebelum berkomitmen pada kontrak jangka panjang.
Vinicius bahkan sempat mengutarakan ketidaknyamanannya dalam pembicaraan internal dengan menggambarkan relasi kerjanya bersama mantan pelatih Xabi Alonso sebagai hubungan yang toksik bagi perkembangan kariernya.
Meskipun secara publik Vinicius sering menyatakan keinginan untuk bertahan lama di Madrid, ia dikabarkan mulai meragukan masa depannya setelah merasa kombinasi taktiknya dengan Mbappe belum memberikan keseimbangan maksimal.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan masih mempertimbangkan untuk mempertahankan duet Vinicius dan Mbappe setidaknya satu musim lagi guna mengevaluasi efektivitas lini depan mereka sebelum mengambil langkah strategis.
Di sisi lain, Vinicius tetap mendapatkan dukungan penuh dari rekan-rekan setimnya di ruang ganti, dan pihak klub tetap memandangnya sebagai bagian inti dari proyek jangka panjang meskipun proses negosiasi masih berjalan di tempat.