Neymar Puji Lamine Yamal sebagai Fenomena Remaja Terbaik Dunia

Penyerang Brasil Neymar menyebut Lamine Yamal sebagai sensasi remaja terbesar dan kandidat kuat peraih Ballon d'Or 2026 mendatang.

Penyerang bintang Brasil, Neymar, memberikan pengakuan terhadap bakat winger muda Barcelona, Lamine Yamal, yang dinilai sebagai salah satu fenomena remaja terbesar dalam sejarah sepak bola pada Senin, 20 April 2026. Pujian tersebut muncul seiring performa konsisten pemain tim nasional Spanyol tersebut di level klub maupun internasional.

Neymar menyebut pencapaian Yamal di usia 18 tahun merupakan sesuatu yang luar biasa dan melampaui ekspektasi. Penilaian ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi Neymar terhadap pemain yang selama ini menjadikan dirinya sebagai inspirasi utama dalam mengolah bola di lapangan hijau.

"I think he is truly one of the biggest teenage sensations ever. There was Lionel Messi, there was me, but… what he is doing at 18 is truly incredible," kata Neymar dilansir dari Bola mengenai kualitas teknik yang ditunjukkan juniornya tersebut.

Dukungan moral juga diberikan Neymar setelah Barcelona dipastikan tersingkir dari kompetisi Liga Champions musim ini. Langkah Blaugrana terhenti di babak perempat final setelah mengalami kekalahan agregat 3-2 dari Atletico Madrid meskipun Yamal telah berusaha maksimal.

Neymar menyatakan rasa simpati atas kegagalan tersebut mengingat kontribusi besar yang diberikan sang pemain muda sepanjang laga. Menurutnya, kegagalan di kompetisi Eropa tersebut merupakan bagian dari dinamika sepak bola yang tidak terduga.

Mantan pemain Barcelona tersebut juga memprediksi bahwa masa keemasan Yamal akan segera tiba dalam waktu dekat. Ia meyakini pemain bernomor punggung 19 itu memiliki kapasitas untuk memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola.

"The time will come. I hope he can win it next year… and why not the Ballon d’Or too? He is special. One of the players I will always support," ujar Neymar memberikan penegasan terkait potensi penghargaan masa depan bagi Yamal.

Pada edisi Ballon d'Or sebelumnya, Yamal menempati urutan kedua dalam daftar peringkat akhir di bawah Ousmane Dembele. Dengan peningkatan performa yang terus berjalan, Lamine Yamal kini diprediksi kembali menjadi kandidat utama untuk edisi tahun 2026.

Recommended