Nova Arianto Tegaskan Pemain Timnas Indonesia U-19 Harus Siap Hadapi Tantangan Baru

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto menegaskan kesiapan pemain menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan format baru AFC.

Persiapan matang kini tengah dilakukan oleh Timnas Indonesia U-19 menjelang kompetisi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menegaskan bahwa para pemainnya wajib bersiap diri guna menghadapi format kompetisi yang baru.

Seperti dikutip dari Bola, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kini menerapkan sistem dua tingkatan pada babak kualifikasi tersebut. Sebanyak 32 tim bakal bertarung pada fase utama, sedangkan tim-tim yang berada di posisi paling bawah terancam turun ke fase pengembangan.

Berdasarkan hasil performa pada edisi terdahulu, skuad Garuda Muda kini menempati Pot 2 dalam pembagian pot unggulan terbaru. Penempatan posisi ini diprediksi membuat persaingan memperebutkan tiket ke putaran final menjadi semakin sengit.

Saat ini, skuad asuhan Nova Arianto sedang berada di Sleman untuk menggelar pemusatan latihan (TC) yang berlokasi di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS). Agenda latihan intensif tersebut dirancang sebagai persiapan menghadapi Piala AFF U-19 2026 dan babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

"Ya kalau siap enggak siap, saya billing pemain harus siap ya. Dan itu yang kami persiapkan dari mulai tanggal 10 Mei kemarin," ujar Nova Arianto saat ditemui Bola.com di Lapangan YIS, Selasa (19/5/2026).

Fokus tim pelatih saat ini juga tertuju pada perkembangan performa sejumlah pemain diaspora yang diproyeksikan masuk ke dalam skuad. Proses pemantauan masih berjalan karena beberapa nama tercatat belum bisa bergabung dalam pemusatan latihan di Sleman.

Nova Arianto menjelaskan bahwa penilaian utama sebelum menentukan komposisi skuad resmi akan didasarkan pada tingkat adaptasi dan kondisi fisik pemain. Proses evaluasi menyeluruh baru akan dirampungkan setelah kompetisi Piala AFF U-19 selesai bergulir.

"Bagaimana dalam situasi saat ini adalah bagaimana saya melihat secara kondisi dulu, kondisi dari beberapa pemain diaspora yang baru datang, termasuk beberapa pemain baru," kata Nova.

"Dan nanti akan kami lihat di AFF dan sebelum itu, setelah itu baru kami akan tentukan pemain yang akan bermain di kualifikasi," lanjut pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Format Baru AFC Picu Persaingan Sengit

Perubahan regulasi yang diterapkan oleh AFC dipastikan membuat jalannya kualifikasi berlangsung lebih ketat. Skema kelolosan menetapkan hanya delapan juara grup dan tujuh tim runner-up terbaik yang berhak melaju ke putaran final menemani China selaku tuan rumah.

Risiko besar membayangi tim yang mengakhiri kualifikasi di posisi juru kunci grup, karena mereka harus terdegradasi ke fase pengembangan. Tim-tim tersebut harus berjuang kembali pada edisi berikutnya demi mendapatkan tiket promosi ke fase utama.

"Jadi semuanya masih bisa terjadi dan saya minta siap enggak siap pemain harus siap di kualifikasi untuk kita bisa melangkah lebih jauh di Piala Asia," ucap mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia itu.

Hingga kini, komposisi pemain Timnas Indonesia U-19 belum sepenuhnya lengkap karena ada pilar yang masih absen. Tim pelatih mengonfirmasi terus memantau situasi beberapa nama yang belum hadir, termasuk Mike Rajasa dan Lucas Lee.

"Karena kami masih ada Mike (Rajasa), goalkeeper juga yang mungkin di saat AFF tidak bisa datang, kita lihat situasinya, termasuk Lucas (Lee) yang belum datang," terang Nova.

Recommended