Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengecam performa timnya setelah menderita kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion di Amex Stadium pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Hasil negatif dalam laga pekan ke-34 Premier League ini memperpanjang tren buruk klub yang kini mencatatkan lima kekalahan berturut-turut tanpa mampu mencetak gol.
Gawang The Blues sudah kebobolan saat pertandingan baru berjalan empat menit, yang kemudian disusul oleh gol kedua Brighton pada awal babak kedua. Tuan rumah akhirnya memastikan kemenangan lewat gol ketiga yang tercipta di masa tambahan waktu babak kedua, sebagaimana dilansir dari Bola.
Statistik menunjukkan kelemahan mendasar dalam permainan tim tamu, di mana mereka tercatat kalah dalam 80 persen duel individu sepanjang laga. Dua dari tiga gol yang bersarang ke gawang Chelsea terjadi karena kegagalan pemain dalam mengantisipasi duel udara di area pertahanan mereka sendiri.
"Dalam hal dasar-dasar, dalam kebanggaan yang seharusnya Anda miliki saat mengenakan seragam, itu tidak bisa diterima," ujar Liam Rosenior, Pelatih Chelsea. Ia menilai penampilan anak asuhnya sangat jauh dari standar minimal yang diharapkan dari klub besar.
Rosenior menegaskan bahwa para pemain harus ikut bertanggung jawab dan melakukan evaluasi diri atas penampilan di lapangan. Ia membandingkan performa kali ini yang dianggap sangat kontras dengan komitmen yang ditunjukkan tim saat menghadapi Manchester United tiga hari sebelumnya.
Merespons rasa frustrasi para pendukung, Rosenior menyatakan komitmennya untuk bekerja ekstra bersama staf pelatih guna memperbaiki situasi. Ia merasa perlu melakukan evaluasi total selama 24 jam sehari demi memulihkan mentalitas dan kualitas permainan tim dalam waktu singkat.
Chelsea kini harus segera mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi laga krusial melawan Leeds United. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu mendatang dalam babak semifinal FA Cup sebagai upaya terakhir mereka menyelamatkan musim ini.