Omid Popalzay Rasakan Ramadan Istimewa di Aceh

Gelandang Persiraja, Omid Popalzay, merasakan pengalaman Ramadan yang istimewa di Aceh bersama keluarganya.

Ramadan tahun ini menjadi momen spesial bagi Omid Popalzay, gelandang Persiraja Banda Aceh yang bermain di Championship 2025/2026. Tahun ini, untuk pertama kalinya, ia merayakan Ramadan di Aceh bersama keluarganya.

Popalzay mengungkapkan bahwa suasana Ramadan di Aceh melebihi ekspektasinya. Ia merasakan nuansa religius yang kuat di seluruh kota, memberikan pengalaman puasa yang berbeda dibandingkan kota-kota lain di Indonesia yang pernah ia tinggali.

"Alhamdulillah, saya merasa sangat baik," ujar Omid, seperti dikutip dari laman I.League.

Pemain Timnas Afganistan ini menambahkan, "Semuanya terasa jauh lebih mudah karena melihat orang-orang di sekitar berpuasa, salat, dan benar-benar sibuk dengan Ramadan."

Di awal Ramadan, pemain berusia 30 tahun ini sempat memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di Aceh.

Omid menuturkan bahwa aktivitas warga Aceh selama Ramadan jauh lebih berbeda dibandingkan dengan Bekasi dan Bogor, dua kota yang pernah ia tinggali sebelumnya. Perbedaan ini termasuk perubahan jam operasional toko dan warung makan.

"Di Aceh ada waktu-waktu tertentu ketika toko tutup dan kapan buka kembali. Jadi saya harus membiasakan diri karena belum terbiasa dengan kondisi seperti itu," tutur Omid.

Proses adaptasi ini justru memberikan kesan mendalam bagi Omid dan keluarganya. Momen berbuka puasa menjadi hal yang paling dinantikannya setiap hari.

Baginya, pemandangan restoran yang ramai menjelang waktu magrib menjadi salah satu hal yang paling berkesan. Kehangatan dan semangat kebersamaan di setiap tempat makan sangat membekas di hatinya.

"Saat berbuka, semua restoran penuh dan suasananya luar biasa. Saya dan keluarga sangat menyukainya," tuturnya.

Untuk menu berbuka, Popalzay memiliki kebiasaan tersendiri. Ia selalu memulai dengan soto Betawi, kemudian dilanjutkan dengan nasi atau bihun yang dipadukan dengan ayam atau lauk lainnya.

"Saya suka nasi atau bihun dengan ayam atau apa saja, tapi harus nasi atau bihun," ucapnya sambil tertawa.

Ramadan pertamanya di Aceh menjadi pengalaman baru yang tak terlupakan bagi Popalzay selama berkarier bersama Persiraja. Ia membawa pulang cerita tentang kehangatan masyarakat Aceh dan indahnya suasana Ramadan di ujung barat Indonesia.

Recommended