Keberhasilan Persipura Jayapura menempati posisi atas klasemen hingga pekan ke-20 tidak terlepas dari peran penting Owen Rahadiyan. Siapakah dia?
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, nama Owen Rahadiyan mungkin terdengar asing. Namun, di Papua, ia adalah sosok yang dikenal luas. Sejak bergabung pada Mei 2025, ia dipercaya sebagai manajer tim dan memikul tanggung jawab besar untuk membawa Mutiara Hitam kembali ke Liga 1 musim depan.
Melalui kanal YouTube Liputan6Sport, Owen Rahadiyan berbagi cerita tentang tim yang dipimpinnya, termasuk awal mula ketertarikannya pada Persipura. Ia mengaku bukan seorang mantan pemain sepak bola atau pelatih.
"Jadi, awal mulai saya tuh masuk atau terekspos ya ke sepak bola Indonesia itu awalnya di Persipura justru. Waktu itu saya masuk sebagai sponsor. Kalau enggak salah, itu di tahun di mana terjadinya Covid," kata Owen Rahadiyan.
Ia menambahkan, saat itu dirinya hanya menjadi sponsor karena mengenal manajer tim sebagai teman. Ia juga sempat mengunjungi Papua saat peluncuran tim dan terkesan dengan stadion di sana.
Sebelum bergabung dengan Persipura, Owen Rahadiyan mencatatkan sejarah di tim Papua lainnya, PSBS Biak. Ia memiliki peran penting dalam keberhasilan PSBS Biak promosi ke Liga 1.
"And that's my first exposure tuh untuk sepak bola. Dan terlebihnya saya sudah tidak gitu involve karena kan hanya sebatas sponsor kan. Selanjutnya ke PSBS Biak. Di Biak saya ada dua musim dan di akhir musim lalu ada oppurtunity untuk bergabung dengan Persipura setelah ketemu Pak Tommy sebagai ketua umum dan ketemu pak Rudi Maswi juga," ujarnya.
Owen Rahadiyan melanjutkan, Persipura bukan hanya sekadar nama tanpa arti. Mutiara Hitam memiliki sejarah panjang dan prestasi yang membanggakan di kancah sepak bola nasional, bahkan pernah tampil di kompetisi antarklub paling bergengsi di Asia.
Saat ini, Persipura Jayapura yang dilatih oleh Rahmad Darmawan berada di posisi kedua klasemen sementara Pegadaian Championship 2025/2026.