Klub Oxford United resmi terdegradasi ke kasta ketiga liga Inggris atau League One untuk musim 2026/2027 setelah gagal keluar dari zona merah klasemen akhir Divisi Championship pada Sabtu (25/4/2026) malam. Meskipun berhasil menumbangkan Sheffield Wednesday dengan skor 4-1 di Kassam Stadium, kemenangan tersebut tidak mampu menyelamatkan posisi mereka.
Berdasarkan data klasemen yang dilansir dari Bola, tim berjuluk The Yellow tersebut tertahan di posisi ketiga terbawah dengan koleksi 47 poin. Selisih empat angka dari West Bromwich Albion tidak mungkin lagi terkejar karena kompetisi hanya menyisakan satu pertandingan terakhir melawan Millwall.
Penurunan kasta ini sekaligus mengakhiri perjalanan Oxford United di kasta kedua yang hanya bertahan selama dua musim. Pada musim 2025/2026 ini, tim hanya mampu mencatatkan 11 kemenangan, 14 hasil imbang, dan menelan 20 kekalahan.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan performa musim lalu saat mereka finis di peringkat ke-17 dengan 53 poin di bawah asuhan Garry Rowett. Ketidakstabilan performa musim ini memicu pergantian pelatih dari Rowett ke Matt Bloomfield pada Januari 2026, namun hasil di lapangan tidak kunjung membaik.
Dua pemain asal Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, turut menjadi bagian dari skuat Oxford musim ini. Ole Romeny mencatatkan 16 penampilan tanpa gol akibat kendala cedera, sementara Marselino Ferdinan sedang menjalani masa peminjaman di klub Slovakia, AS Trencin, sejak September 2025.
"Saya sangat ingin mendapatkan hasil dan memberi pendukung kami sesuatu untuk menyambut akhir pekan, tetapi kami belum mampu melakukannya dan saya merasa sangat bertanggung jawab," kata Matt Bloomfield, Pelatih Oxford United.
Oxford United merupakan klub yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir dan Anindya Bakrie. Pada November 2025, Erick Thohir bahkan sempat meningkatkan kepemilikan sahamnya melalui akuisisi Oxford Investment Holdings Pte. Ltd.
Selain Oxford United, dua tim lain yang dipastikan turun ke League One musim depan adalah Leicester City dan Sheffield Wednesday. Pihak manajemen klub kini dihadapkan pada tugas berat untuk merombak skuat guna kembali bersaing memperebutkan tiket promosi di masa mendatang.