Paul Scholes Sebut Pemain City Bisa Gagalkan Arsenal Juara

Mantan gelandang MU, Paul Scholes, menilai Rodri jadi pemain yang berpotensi menggagalkan Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris musim ini.

Mantan gelandang Manchester United (MU), Paul Scholes, mengungkapkan bahwa ada satu pemain Manchester City yang berpotensi menggagalkan Arsenal meraih gelar juara Premier League musim ini setelah penantian selama 22 tahun.

Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan selisih sembilan poin dari Manchester City, meskipun telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Dengan tujuh pertandingan tersisa, banyak pihak menilai Arsenal berpeluang besar untuk mengangkat trofi di akhir musim.

Sebelumnya, performa Arsenal kerap dianggap kurang meyakinkan karena selalu gagal menjadi juara di tiga musim terakhir. Kekalahan 0-2 dari Manchester City di final Carabao Cup, semakin memperkuat anggapan tersebut.

Scholes menilai bahwa satu pemain City dapat menggagalkan ambisi Arsenal tersebut.

Scholes berpendapat bahwa Rodri telah kembali ke performa terbaiknya saat final Carabao Cup. Menurutnya, Rodri bisa menjadi sosok kunci yang menghalangi Arsenal meraih gelar Premier League.

Meskipun Nico O'Reilly meraih penghargaan Man of the Match, Scholes meyakini performa Rodri akan membawa City meraih kemenangan beruntun hingga akhir musim.

“Kami pernah berada di posisi Arsenal, di mana menjelang akhir musim, Anda kesulitan menang setelah mengalami pukulan seperti itu," kata Scholes dalam acara The Good, The Bad & The Football, seperti dikutip dari Give Me Sport, Selasa (24/3/2026).

“Saya rasa ini adalah performa terbaiknya sejak kembali dari cedera. Memang butuh waktu karena dia absen setahun. Kalau dia terus seperti itu, mereka akan sulit dihentikan," imbuh mantan gelandang MU tersebut.

Arsenal Masih di Jalur Juara

Ketika ditanya apakah jeda internasional Maret datang di waktu yang tidak tepat bagi City, Scholes menepis anggapan tersebut. Dia yakin kemenangan 2-0 itu akan meningkatkan kepercayaan diri mereka.

“Tidak, saya pikir itu justru memberi mereka kepercayaan diri besar. Jika mereka memenangkan satu laga tunda dan mengalahkan Arsenal, selisihnya tiba-tiba hanya tiga poin,” ujar Scholes.

Meskipun sempat diragukan, Arsenal selalu mampu bangkit kembali setelah kekalahan. Mereka juga menunjukkan performa yang konsisten meskipun harus bermain dua kali dalam sepekan dan bersaing di berbagai kompetisi.

Arsenal masih memegang kendali penuh dalam perburuan gelar Premier League. Laga tandang ke Etihad Stadium pada 19 April akan menjadi tantangan terbesar mereka. Rodri belum pernah merasakan kekalahan dalam 12 penampilannya melawan Arsenal.

Recommended