Pemain Naturalisasi Suriname Mendapat Izin Bermain di Liga Belanda

Dua pemain naturalisasi Timnas Suriname, Tjaronn Chery dan Etienne Vaessen, memperoleh stiker khusus EU untuk kembali berlaga di Liga Belanda.

Dua pesepak bola naturalisasi yang memperkuat Timnas Suriname, Tjaronn Chery dan Etienne Vaessen, dilaporkan telah mendapatkan stiker khusus Uni Eropa (EU). Izin ini memungkinkan keduanya untuk kembali berpartisipasi dalam pertandingan Liga Belanda. Stiker tersebut diberikan berdasarkan kriteria khusus yang memungkinkan pemain tinggal dan bekerja di Belanda.

Seperti dilansir dari Bola, putusan Chavez-Vilchez menjadi dasar bagi kedua pemain tersebut dalam mengajukan permohonan stiker Uni Eropa. Persyaratan yang dipenuhi adalah memiliki pasangan atau anak yang menetap di Belanda. Prosedur ini krusial untuk melanjutkan karier mereka di kompetisi sepak bola Negeri Kincir Angin.

Tjaronn Chery, gelandang berusia 37 tahun yang dimiliki NEC Nijmegen, telah membagikan momen kunjungannya ke Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) melalui akun media sosialnya. Hal ini menandakan kemajuan dalam proses administrasinya. NEC Nijmegen juga telah mengonfirmasi kembalinya Chery ke sesi latihan, menumbuhkan harapan untuk segera tampil.

Media Belanda, NU, menyebutkan bahwa Etienne Vaessen, kiper FC Groningen, juga memenuhi syarat yang sama untuk mendapatkan stiker EU. Stiker ini menjadi penentu penting bagi kelangsungan karier pemain naturalisasi di Liga Belanda. Kembalinya kedua pemain ini diperkirakan akan terjadi pada akhir pekan ini, setelah jeda internasional, untuk berlaga di Eredivisie 2025/2026.

Meskipun dua pemain tersebut telah mendapatkan izin, situasi ini belum berlaku untuk semua pemain yang menghadapi isu kewarganegaraan. Diperkirakan ada lebih banyak pemain yang memenuhi syarat, namun IND tidak dapat mengumumkan nama-nama mereka secara publik.

Di sisi lain, nasib empat pemain naturalisasi Timnas Indonesia masih belum jelas. Mereka adalah Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens. Bagi sebagian besar pemain, stiker Uni Eropa tidak menjadi solusi universal. Mereka kemungkinan besar harus menempuh jalur pengajuan izin masuk kembali, sebuah proses yang membutuhkan waktu lebih lama menurut NU.

Recommended