Dua pembalap Indonesia dari Honda Team Asia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, unjuk gigi pada hari pertama rangkaian balap Moto2 dan Moto3 di GP Brasil, Jumat (20/3/2026). Kedua pembalap berhasil menunjukkan performa apik.
Sirkuit Autodromo Internacional de Goiania – Ayrton Senna, menjadi saksi penampilan menjanjikan kedua pembalap. Kondisi cuaca yang tidak menentu mewarnai jalannya sesi latihan bebas.
Hujan yang mengguyur pagi hari menyebabkan jadwal tertunda sekitar satu jam. Trek menjadi licin dan menyulitkan semua pembalap yang harus beradaptasi cepat antara sesi basah dan kering.
Namun, situasi ini justru menjadi panggung bagi Mario Aji dan Veda Ega untuk menunjukkan kemampuan mereka, baik di kelas Moto2 maupun Moto3.
Mario Suryo Aji tampil kompetitif sejak awal di kelas Moto2. Pada FP1 yang berlangsung dalam kondisi basah, Aji langsung mencuri perhatian dengan finis di posisi ketiga.
Pada sesi sore, dengan kondisi trek yang mulai mengering, Aji konsisten bertahan di posisi teratas dan mengamankan P5 dengan catatan waktu 1'24.270. Hasil ini memastikan tiket langsung ke Q2 pada Sabtu (21/3/2026).
"Kesan pertama saya tentang sirkuit cukup bagus. Kami kompetitif dalam kondisi basah maupun campuran, meski treknya rumit dengan beberapa bagian yang belum sepenuhnya kering. Kami berhasil finis P3 dan P5 di kedua sesi, jadi secara keseluruhan ini hasil yang sangat bagus," ujar Mario Aji.
Mario menambahkan, motor bekerja dengan baik dan ia merasa nyaman, namun masih ada pekerjaan rumah. Ia akan menyesuaikan beberapa hal jika kondisi membaik dan berterima kasih pada tim atas kerja keras mereka.
"Saya ingin berterima kasih kepada tim atas kerja keras hari ini, mereka memberikan segalanya agar saya bisa tampil maksimal. Kami pertahankan momentum ini dan fokus ke kualifikasi," lanjutnya.
Veda Ega Pratama Juga Mengesankan di Moto3
Veda Ega Pratama juga menjalani hari yang mengesankan di kelas Moto3. Pembalap berusia 17 tahun itu menyelesaikan FP1 di posisi kedelapan meski harus beradaptasi dengan trek baru dan kondisi basah.
Pada sesi sore, Veda Ega menunjukkan kematangan dengan catatan waktu 1'30.310 dan finis di P3, mengamankan posisi langsung ke Q2.
"Ini hari yang bagus. Saya merasa nyaman, tapi belum sepenuhnya puas karena tahu kami masih bisa meningkatkan performa. Saya hanya ingin terus bekerja langkah demi langkah dan terus belajar trek serta motor," ungkap Veda Ega.
Veda juga menyatakan kondisi rumit membuatnya menikmati setiap lap dan berterima kasih bisa langsung masuk Q2 karena punya lebih banyak waktu fokus ke detail dan mulai berpikir soal balapan.
"Kondisinya rumit, tapi saya mencoba menikmati setiap lap dan itu banyak membantu. Langsung masuk Q2 itu penting karena kami punya lebih banyak waktu fokus ke detail dan mulau berpikir soal balapan. Ini awal yang menjanjikan, tapi kami harus tetap fokus untuk besok," lanjutnya.
Evaluasi dari Honda Team Asia
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan evaluasi positif terhadap performa kedua pembalap. Ia menilai Mario Aji kompetitif sejak awal dan kuat di kedua sesi, menunjukkan kepercayaan diri yang bagus.
Untuk Pratama, Aoyama menambahkan bahwa ia sangat halus di trek dan sangat kompetitif, finis di P3 dan sebagian besar waktu berada di antara pembalap tercepat.
Dengan tiket Q2 di tangan, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama memiliki waktu ekstra untuk menyempurnakan setelan motor dan strategi balapan. Persaingan akan semakin ketat di sesi kualifikasi, namun momentum positif ini menempatkan keduanya dalam posisi yang menguntungkan.