PT Hoi Fu Paper Packaging Bangun Pabrik Rp1,12 Triliun di KEK Kendal

PT Hoi Fu Paper Packaging mulai membangun pabrik senilai Rp1,12 triliun di KEK Kendal yang diproyeksikan menyerap 1.000 tenaga kerja lokal.

PT Hoi Fu Paper Packaging, perusahaan manufaktur kemasan kertas asal China, memulai pembangunan pabrik baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Proyek ini menelan investasi sebesar Rp1,12 triliun dan diproyeksikan mampu menyerap 1.000 tenaga kerja.

Dilansir dari Detik Finance, komposisi pekerja pada proyek ini ditargetkan mencapai 95 persen tenaga kerja lokal. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan bahwa perekrutan akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yaitu mulai dari 300, 500, hingga 200 orang.

Susiwijono menjelaskan bahwa industri ini berpotensi memperluas kesempatan kerja tidak langsung pada sektor pendukung. Sektor logistik dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi bidang yang diperkirakan akan mendapatkan dampak positif dari kehadiran pabrik tersebut.

"Di tengah konflik dan dinamika global yang semakin kompleks, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan pemerintah untuk tidak hanya mendukung, tetapi juga aktif mengawasi dan mengawal investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional," kata Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pemerintah berupaya mempercepat realisasi investasi melalui koordinasi intensif untuk mengatasi hambatan di lapangan, termasuk isu bahan baku. KEK Kendal dianggap memiliki potensi besar sebagai penyangga ekonomi Jawa Tengah dengan dukungan infrastruktur kawasan yang mumpuni.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan harapannya agar kehadiran PT Hoi Fu Paper Packaging mampu memperkuat struktur ekonomi lokal. Hingga triwulan I-2026, KEK Kendal mencatatkan akumulasi investasi mencapai Rp101,93 triliun dengan total serapan 117.941 tenaga kerja.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal dilaporkan menyentuh angka 9 persen secara tahunan (year on year). Kontribusi kawasan ini terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah telah mencapai 24,33 persen dengan efisiensi investasi yang optimal.

Pemerintah kini tengah merencanakan ekspansi lahan KEK Kendal seluas 1.000 hektare karena tingkat penggunaan lahan saat ini telah mendekati 100 persen. Pemberian insentif tetap menjadi strategi utama untuk menarik minat pelaku usaha berinvestasi di kawasan tersebut.

Recommended