Pengadilan Utrecht resmi menolak gugatan prosedur darurat yang diajukan klub Eredivisie, NAC Breda, terhadap Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pada Senin (4/5/2026) sore waktu setempat. Keputusan ini menggagalkan upaya NAC Breda untuk menggelar pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles menyusul skandal administrasi pemain Dean James.
Dilansir dari Bola, hakim memutuskan bahwa kekalahan telak 0-6 yang dialami NAC Breda dari Go Ahead Eagles pada Maret 2026 tetap sah. Tuntutan tanding ulang ditolak meskipun pengadilan mengakui adanya kesalahan administratif terkait status kewarganegaraan Dean James saat laga tersebut berlangsung.
Perselisihan hukum ini bermula ketika NAC Breda menemukan bukti bahwa bek Go Ahead Eagles, Dean James, tidak memenuhi syarat bermain. James diketahui kehilangan paspor Belanda miliknya setelah beralih kewarganegaraan menjadi warga negara Indonesia, namun tetap dimainkan dalam laga yang memperburuk posisi NAC Breda di zona degradasi tersebut.
Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan KNVB memiliki hak diskresi penuh untuk menentukan sanksi administratif tanpa kewajiban memerintahkan pertandingan ulang. Selain itu, pengabulan gugatan dikhawatirkan memicu kekacauan kompetisi karena terdapat potensi 133 laga lain dengan kasus serupa yang harus diulang.
Manajer Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, menyambut positif putusan ini karena mengonfirmasi tidak adanya unsur kelalaian dari pihak klub. Kasus ini juga dianggap sebagai pembelajaran penting terkait penerapan hukum imigrasi dalam regulasi ketenagakerjaan atlet di Belanda.
"Tentu kami sangat senang dengan putusan ini. Telah dikonfirmasi sekali lagi tidak ada unsur kelalaian atau kecerobohan, seperti yang juga disimpulkan oleh jaksa dan komite disiplin sebelumnya," kata Jan Willem van Dop, Manajer Umum Go Ahead Eagles.
Saat ini, Go Ahead Eagles berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan 38 poin hingga pekan ke-32. Mereka dijadwalkan akan menjamu PSV Eindhoven pada Minggu (10/5/2026) sebelum menutup musim di markas NEC Nijmegen sepekan kemudian.