Mantan pemain bertahan Adhyaksa FC, Jonny Campbell, menceritakan pengalamannya saat berkesempatan mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia pada awal Mei 2026. Bek asal Amerika Serikat tersebut dipanggil untuk melengkapi skuad asuhan pelatih John Herdman menjelang laga FIFA Series.
Sebagaimana dilansir dari Bola, kehadiran Campbell dalam sesi latihan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan simulasi pertandingan 11 lawan 11. Pemain berusia 34 tahun itu berstatus tanpa klub setelah membela Adhyaksa FC pada putaran pertama liga musim lalu.
"Pada dasarnya karena saya berstatus bebas transfer. Mereka membutuhkan beberapa pemain untuk bergabung dalam pemusatan latihan untuk persiapan menghadapi Bulgaria. Mereka mencari pemain yang lebih kuat secara fisik," kata Jonny Campbell, mantan bek Adhyaksa FC.
Selama sesi latihan, Campbell ditempatkan di tim cadangan untuk menghadapi tim utama yang diperkuat pemain-pemain seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Maarten Paes. Ia mengaku sangat terkesan dengan level profesionalisme dan teknologi yang digunakan oleh staf pelatih dalam setiap sesi.
Pemain yang juga pernah memperkuat Persela Lamongan ini menyoroti penggunaan teknologi canggih seperti drone dan layar televisi besar di pinggir lapangan. Menurutnya, John Herdman sering menghentikan latihan untuk memberikan evaluasi taktik secara visual melalui layar tersebut agar pemain memahami instruksi spesifik.
Campbell menyatakan kekagumannya terhadap kualitas lini pertahanan Skuad Garuda, khususnya performa kapten Jay Idzes yang dinilainya sebagai pemain kelas atas. Ia merasa tetap dihormati dan disambut hangat oleh seluruh anggota tim meskipun hanya berstatus sebagai pemain tambahan untuk sesi latihan.
Pengalaman berlatih dengan metode kelas dunia ini diakui Campbell sebagai momen langka dalam kariernya. Ia menyatakan rasa optimistis bahwa masa depan sepak bola Indonesia akan terus berkembang pesat di bawah arahan tim pelatih saat ini.