Sebanyak lima klub sepak bola kasta tertinggi di Indonesia dipastikan telah mengamankan posisi dari ancaman degradasi pada kompetisi musim 2025/2026 per Selasa (14/4/2026). Kelima tim yang secara matematis sudah bertahan di liga tersebut meliputi Persib Bandung, Borneo FC, Persija Jakarta, Malut United, dan Bhayangkara FC.
Dilansir dari Bola, kompetisi kasta teratas tanah air ini tinggal menyisakan tujuh pertandingan lagi setelah menyelesaikan total 27 laga. Kondisi ini membuat persaingan di zona merah menjadi semakin ketat karena margin poin yang tipis antar klub papan bawah.
Madura United yang menempati peringkat ke-16 atau batas teratas zona degradasi tercatat mengoleksi 23 poin. Secara hitungan matematis, klub asal Pulau Garam ini masih memiliki potensi meraih poin maksimal hingga 44 angka untuk mengejar posisi yang lebih aman di papan tengah.
Situasi sulit justru dialami oleh PSBS Biak yang saat ini terbenam di dasar klasemen sementara dengan raihan 18 poin. Tim berjuluk Napi Bongkar tersebut terancam segera terdegradasi akibat kendala teknis dan non-teknis, mulai dari markas tim yang jauh hingga isu keterlambatan pembayaran gaji pemain.
Klub lain yang berjuang keras menghindari turun kasta adalah Semen Padang yang kini berada di posisi ke-19 dengan koleksi 20 poin dari 27 pertandingan. Upaya penyelamatan tim asal Sumatra Barat ini diwarnai dengan pergantian pelatih kepala sebanyak tiga kali, mulai dari Eduardo Almeida, Dejan Antonic, hingga Imran Nahumarury.
Semen Padang dijadwalkan melakoni laga krusial menjamu Persijap Jepara pada 20 April 2026 mendatang. Setelah laga tersebut, tim berjuluk Kabau Sirah ini akan kembali bertanding di kandang melawan Madura United dalam rentang waktu sembilan hari berikutnya.
Sementara itu, Persis Solo menghadapi tantangan besar untuk bertahan di liga dengan sisa jadwal pertandingan melawan sejumlah tim kuat. Persis dijadwalkan bertemu dengan Arema FC, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang secara beruntun.