Tim Nasional Futsal Indonesia berhasil memastikan tempat di final Piala AFF Futsal 2026 setelah menumbangkan Vietnam dengan skor tipis 3-2 pada pertandingan semifinal yang sengit. Kemenangan dramatis ini membuktikan ketangguhan mental skuad Garuda di kancah futsal Asia Tenggara, demikian dilansir dari Bola.
Hasil ini tidak hanya mengamankan tiket menuju partai puncak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim jelang duel krusial melawan Thailand. Tim Negeri Gajah Putih melangkah ke final setelah mengalahkan Australia dengan skor 4-3, mempertegas status mereka sebagai kekuatan utama futsal di kawasan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara terbuka mengakui keunggulan Thailand. Menurutnya, Thailand berada satu level di atas dalam hal pengalaman dan kekompakan tim, memiliki fondasi yang kuat baik dari individu maupun kolektivitas pemain.
"Jika Thailand melaju ke final, mereka sepenuhnya adalah favorit. Tidak ada pilihan lain, mereka memang favorit," ujar Souto, seraya menambahkan bahwa lawan memiliki enam pemain yang pernah berlaga di Piala Dunia, bahkan mencapai babak 16 besar.
Souto secara spesifik menyoroti pemain Thailand, Osama Muhammad, yang disebutnya sebagai pivot terbaik di turnamen ini, setelah bermain di Spanyol selama tiga atau empat tahun. Selain itu, chemistry antarpemain Thailand juga menjadi faktor penentu, karena banyak dari mereka sudah lama bermain bersama di level klub maupun tim nasional.
Menurutnya, hal ini membuat pola permainan mereka lebih matang dan mudah dieksekusi. "Banyak pemain mereka sudah lama bermain bersama, seperti Panat dan Apiwat di Chonburi, atau yang lain di Takam," jelas Souto. Ia juga menambahkan bahwa bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tambahan bagi Thailand.
Indonesia Siap Bertanding dengan Identitas Sendiri
Meskipun mengakui keunggulan lawan, Souto menegaskan bahwa Timnas Futsal Indonesia tidak datang ke final hanya sebagai pelengkap. Ia bertekad agar timnya tetap bermain sesuai identitas mereka dan berjuang maksimal demi gelar juara.
"Kami ada di sini untuk bersaing dengan siapa pun yang mencapai final dan mencoba mengalahkan mereka. Memang mereka favorit, tetapi kami tetap Indonesia dan akan mencoba memainkan permainan kami untuk menjadi juara," tegasnya.
Souto juga menyatakan kebanggaannya terhadap perjuangan para pemain yang telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal mentalitas dan kualitas permainan. "Saya sangat bangga dengan tim ini," ucapnya.
Target Jangka Panjang: Kualifikasi AFC dan Peningkatan Tim
Di luar fokus pada final, Hector Souto juga menyinggung rencana jangka panjang Timnas Futsal Indonesia, khususnya terkait kualifikasi AFC. Ia menilai persiapan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan, meliputi latihan intensif, pemusatan latihan, serta pertandingan di dalam dan luar negeri.
Menurutnya, tantangan di level Asia akan jauh lebih berat, dengan target realistis menembus babak perempat final hingga semifinal. Souto juga menegaskan bahwa pintu Timnas Futsal Indonesia selalu terbuka bagi pemain yang tampil baik di liga domestik, seperti Sanjaya yang mencetak gol pada semifinal.
Meskipun demikian, Souto mengakui bahwa pemain yang sudah menjadi bagian tim memiliki peluang lebih besar karena sudah memahami sistem permainan yang diterapkan. "Siapa pun bisa masuk tim nasional, tetapi tentu saja pemain yang sudah pernah bermain memiliki peluang lebih besar," pungkasnya.