Persebaya Surabaya Kebobolan 33 Gol hingga Pekan ke-27 Liga 2025/2026

Persebaya Surabaya menelan 33 gol hingga pekan ke-27 Liga 2025/2026, menjadi salah satu catatan terburuk di enam besar klasemen sementara.

Persebaya Surabaya menelan kekalahan telak saat bertandang ke markas Persija Jakarta, kalah 0-3 dalam laga pekan ke-27 Liga 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (11/4/2026) malam. Kekalahan ini menambah panjang daftar kelemahan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut, khususnya dalam menjaga gawangnya.

Hingga pekan ke-27 Liga 2025/2026, gawang Persebaya Surabaya telah kebobolan sebanyak 33 kali. Angka ini menempatkan mereka dalam kategori tim dengan rekor pertahanan terburuk di antara penghuni posisi enam besar klasemen sementara, seperti dilansir dari Bola.

Catatan kebobolan tersebut hanya sebanding dengan Malut United, tim yang juga menduduki posisi keempat di klasemen sementara Liga 2025/2026, yang juga telah kebobolan 33 gol.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengakui kelemahan timnya dalam aspek transisi di lini belakang. Permasalahan ini telah menjadi perhatian serius dan upaya perbaikan terus dilakukan.

Tavares menjelaskan bahwa timnya sudah mencoba memperbaiki transisi pertahanan, termasuk latihan untuk meningkatkan kontrol kedalaman dan celah. Namun, ia mengakui hasilnya masih belum memuaskan.

"Pertama, saya setuju dengan Anda. Saya sudah membicarakan hal ini sebelum pertandingan, pertandingan tandang kami melawan Borneo FC. Saya rasa kami perlu meningkatkan transisi pertahanan. Kami melatih ini. Kami perlu meningkatkan kontrol kedalaman dan celah, dan kami sedang melatih hal ini," ujar Tavares.

Selain masalah teknis, Tavares juga menyoroti pentingnya kekuatan mental bagi para pemain. Ia menekankan bahwa kontrol emosi dan fokus tidak boleh menurun saat keadaan tidak berjalan sesuai harapan.

"Namun, yang saya rasakan saat ini adalah ketika keadaan tidak berjalan baik, kontrol emosi dan fokus kami menurun. Dan fokus kami tidak boleh menurun, karena jika kami ingin menjadi tim yang bagus, kami juga perlu meningkatkan mentalitas kami," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan mentalitas ini menjadi krusial untuk bisa bersaing di liga. "Dan inilah yang perlu kami kerjakan. Bagaimanapun, ini adalah satu lagi pertandingan di mana kami melakukan banyak kesalahan, dan saya tidak akan melupakannya karena tim yang ingin mendiskusikan permainan dan kebobolan penalti seperti ini, akan sangat sulit untuk memenangkan pertandingan," tutup Tavares.

Recommended