Persib Bandung kini membidik hattrick juara di BRI Super League 2025/2026 setelah langkah mereka terhenti di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 oleh Ratchaburi FC. Maung Bandung sepenuhnya mengalihkan fokus ke kompetisi domestik.
Di BRI Super League, Persib menunjukkan performa yang solid. Tim yang dilatih oleh Bojan Hodak ini memimpin klasemen sementara dan belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir.
Dari 21 pertandingan, Persib mengumpulkan 50 poin, sama dengan Persija Jakarta yang berada di posisi kedua, tetapi Persija telah memainkan 23 pertandingan. Borneo FC berada di posisi ketiga dengan 46 poin dari 21 pertandingan.
Persaingan di papan atas semakin ketat, dan Persib masih memiliki 13 pertandingan tersisa yang akan menentukan nasib mereka musim ini.
Sejumlah pertandingan tandang berpotensi menjadi hambatan, terutama saat melawan Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, Borneo FC, dan Persija Jakarta. Duel melawan Borneo FC dan Persija Jakarta akan sangat krusial dalam perburuan gelar musim ini.
Jika Persib mampu memenangkan pertandingan-pertandingan berat tersebut, peluang meraih hattrick akan semakin besar. Selain laga-laga besar, Persib juga harus mewaspadai tim-tim lain seperti Arema FC, Persebaya Surabaya, Bali United, dan PSIM Yogyakarta.
Untuk mengamankan gelar ketiga secara beruntun, Persib harus tampil tanpa cela, terutama di laga tandang. Kehilangan poin di laga tandang bisa membuat persaingan semakin ketat.
Kini, segalanya bergantung pada konsistensi, fokus, dan mentalitas Maung Bandung. Setelah gagal di level Asia, BRI Super League menjadi ajang pembuktian bagi Persib.
Pengamat sepak bola, Binder Singh, menyatakan bahwa peluang Persib untuk menjadi juara sangat ditentukan oleh hasil laga kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Menurutnya, Persib sangat sulit dikalahkan saat bermain di kandang.
"Karena saya pikir dengan hasil imbang Malut melawan Semen Padang, ini yang membuat mereka akan sulit untuk bisa mengejar Persib yang sekarang masih memimpin di puncak. Ya, jelas dong. Apalagi Persib satu-satunya tim yang selalu meraih kemenangan ketika bermain di kandang," kata Binder Singh.
Binder menambahkan bahwa dari 11 pertandingan kandang, Persib selalu meraih kemenangan, mengumpulkan total 33 poin. Ia juga menyoroti keberhasilan Persib meraih gelar juara musim lalu karena performa kandang yang kuat.
"Musim lalu, Persib mampu meraih 12 kali kemenangan di kandang sendiri dan itu salah satu faktor yang membuat Persib kembali menjadi juara Liga Indonesia. Kita tahu, musim lalu Persib berhasil back to back," tukas Binder.
"Artinya jika di pertandingan selanjutnya melawan Madura United, Persib bisa kembali meraih kemenangan, tentu peluang untuk menjadi juara dan tiga kali berturut-turut menjadi juara alias hattrick sangat terbuka bagi Persib".