Persib Bandung sukses membawa pulang tiga poin penuh setelah mengalahkan tuan rumah Semen Padang FC dengan skor 2-0. Pertandingan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 tersebut berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu (5/4/2026) malam. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Persib di puncak klasemen sementara.
Dua gol penentu kemenangan Maung Bandung dicetak oleh Ramon Tanque. Gol pertama lahir pada menit ke-31, memanfaatkan umpan silang akurat dari Berguinho. Kemudian, gol kedua berhasil tercipta pada menit ke-70 setelah kolaborasi apik dengan Thom Haye.
Meski memiliki sejumlah kesempatan untuk menambah keunggulan, termasuk melalui Thom Haye, penyelesaian akhir Persib masih belum optimal. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan keunggulan bagi tim tamu. Hasil positif ini membuat Persib mengumpulkan 61 poin dari 26 pertandingan, sementara Semen Padang tetap tertahan di posisi ke-17.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa pertandingan tersebut bukanlah laga yang mudah bagi anak asuhnya. Seperti dilansir dari Bola, Bojan Hodak menjelaskan bahwa 20 menit awal pertandingan berlangsung cukup seimbang. Namun, Persib kemudian berhasil mengendalikan permainan dan akhirnya mencetak gol pembuka.
Hodak mengungkapkan ambisinya untuk mengakhiri pertandingan lebih cepat dengan keunggulan lebih dari satu gol. Memasuki babak kedua, dominasi Persib semakin terlihat. Mereka berhasil menambah gol, dan menurut penilaian pelatih asal Kroasia tersebut, lini pertahanan timnya tidak mendapat ancaman berarti dari Semen Padang.
Bojan Hodak mengamati adanya peningkatan performa timnya setelah jeda. Ia melihat bahwa Persib tampil jauh lebih baik pada babak kedua dibandingkan awal pertandingan.
Fokus Pertandingan Demi Pertandingan
Menanggapi ketatnya persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026, Bojan Hodak memilih untuk menjaga fokus timnya sendiri. Ia menyebut bahwa meskipun ada hasil pertandingan tim lain yang memengaruhi klasemen, seperti kekalahan Persija dan Borneo yang terpaut empat poin, Persib tetap berkonsentrasi pada setiap pertandingan yang akan dihadapi.
Untuk evaluasi di masa mendatang, Bojan menyoroti tantangan adaptasi dan perjalanan dalam setiap laga tandang. Ia menjelaskan bahwa perbedaan cuaca antara Bandung dan Padang, yang lebih panas dan lembap, memerlukan waktu adaptasi bagi para pemain.
Bojan juga menambahkan, di awal pertandingan, Semen Padang sempat memberikan tekanan melalui permainan pressing dan umpan-umpan panjang. Namun, setelah sekitar 30 menit, Persib mampu keluar dari tekanan tersebut dan berhasil mencetak gol. Keadaan lawan yang mulai terbuka setelah tertinggal memberikan banyak ruang bagi Persib untuk dimanfaatkan.