Persija Jelaskan Polemik Latihan Borneo FC di JIS

Panpel Persija menjelaskan duduk perkara terkait polemik latihan resmi Borneo FC di JIS, mengakui adanya keterlambatan surat resmi.

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persija Jakarta memberikan penjelasan terkait polemik latihan resmi (OT) Borneo FC Samarinda di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Borneo FC sebelumnya sempat terkendala saat akan menjalani latihan resmi di lapangan latih JIS pada Senin (2/3/2026) sore WIB.

Tauhid Indrasjafrie, Ketua panpel Persija, menjelaskan bahwa Persija telah merencanakan Borneo FC untuk melakukan OT di lapangan latih JIS, lokasi yang sama yang juga diproyeksikan untuk latihan resmi Persija.

Namun, Borneo FC baru menerima pemberitahuan lokasi OT beberapa menit sebelum tiba di JIS.

"Bahwa latihan akan dilakukan di lapangan latihan. Namun, pada saat itu belum ada respons. Ketika mereka berangkat dari hotel, barulah muncul permintaan agar latihan dilakukan di dalam stadion," ujar Tauhid di JIS pada Selasa (3/3/2026) malam WIN.

Tauhid, yang akrab disapa Bung Ferry, menjelaskan bahwa meskipun sudah ada pemberitahuan sebelumnya, pihak Borneo FC bersikeras untuk berlatih di dalam stadion. Manajemen Borneo FC kemudian menginformasikan bahwa tidak ada surat resmi terkait permintaan tersebut.

Karena desakan Borneo FC untuk berlatih di JIS, Bung Ferry meminta izin kepada pengelola JIS. Alasan Persija tidak menjadwalkan latihan resmi di JIS adalah untuk menjaga kondisi lapangan dan rumput.

"Saya pun mencoba meminta pihak JIS untuk mengeluarkan surat tersebut. Namun, ternyata surat itu juga belum bisa diterima oleh mereka. Saya kemudian berpikir, daripada terjadi perdebatan berkepanjangan, lebih baik dipersilakan saja dengan risiko kondisi lapangan pada hari pertandingan belum tentu bisa dijamin dalam keadaan baik," tutur Bung Ferry.

Setelah pengecekan langsung, Bung Ferry menilai kondisi lapangan masih layak dan bahkan lebih baik dari saat melawan PSM Makassar.

Bung Ferry menegaskan tidak ada niat diskriminasi dari Persija maupun panitia pelaksana. Selama bermain di JIS, selalu ada permintaan untuk tidak menggunakan lapangan utama untuk OT, dan semua tim bersikap kooperatif, termasuk Persija.

Borneo FC Jadi Tim Pertama yang Latihan di JIS

Borneo FC menjadi tim pertama yang dapat berlatih di JIS karena sejak awal musim Persija tidak pernah menjadwalkan latihan resmi di JIS bagi tuan rumah maupun tim tamu.

"Mungkin mereka merasa terjadi miskomunikasi dan akhirnya tetap bersikeras. Karena itu, saya persilakan. Bisa dibilang Borneo FC menjadi tim pertama yang melakukan OT di dalam stadion. Setelah itu, Persija juga menyampaikan, 'Kalau tim tamu boleh, kami juga boleh' Akhirnya kami persilakan juga untuk menggunakan lapangan utama," imbuh Bung Ferry.

Setelah kejadian tersebut, Bung Ferry langsung berada di lapangan untuk menenangkan suasana dan menyampaikan bahwa tidak ada masalah. Meskipun pelatih Borneo FC masih bersikeras, Bung Ferry memastikan bahwa tim tersebut sudah diizinkan menggunakan lapangan.

Tanggapan Terhadap Manajer Borneo FC

Bung Ferry menanggapi pernyataan manajer Borneo FC, Dandri Dauri, dengan bijak, mengingat persaingan yang semakin ketat di pekan ke-24 kompetisi BRI Super League.

"Saya melihat situasinya dalam konteks pekan ke-24 kompetisi. Dari 18 klub yang memiliki ambisi masing-masing, persaingan semakin mengerucut. Hanya beberapa klub yang masih berpeluang bertahan di papan atas dan bahkan meraih gelar juara. Kondisi seperti ini tentu menimbulkan ketegangan dan tekanan dari berbagai pihak, baik suporter maupun manajemen tim," kata Bung Ferry.

Ia berharap semua tim dapat menunjukkan kualitasnya dengan tetap menahan diri, termasuk Persija dan timnya sendiri, serta menghindari emosi berlebihan yang dapat memicu suasana panas di tribun. Bung Ferry juga telah berbicara dengan pihak Persija dan Jakmania untuk menjelaskan situasi tersebut.

Recommended