Persijap Jepara Rekrut Mantan Asisten Pelatih Shin Tae-yong

Persijap Jepara mendatangkan Yoo Jae-hoon, mantan asisten Shin Tae-yong, untuk memperkuat tim di putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Persijap Jepara membuat gebrakan dengan merekrut mantan asisten pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon, untuk meningkatkan daya saing tim pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Yoo Jae-hoon, pelatih kiper asal Korea Selatan, resmi bergabung dengan staf pelatih Persijap yang dikepalai Mario Lemos. Sebelumnya, posisi pelatih kiper diisi oleh Iman Suherman.

Pengumuman kedatangan Yoo Jae-hoon dilakukan melalui media sosial klub pada Kamis (26-2-2026). Manajemen Persijap berharap kehadiran Yoo dapat memperkuat fondasi tim dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

"Kehadiran baru untuk fondasi yang lebih kukuh. Selamat datang di keluarga kami, Coach Yoo Jae-hoon," tulis pernyataan Persijap Jepara.

Yoo Jae-hoon bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Ia dikenal sejak aktif bermain, terutama saat membela Persipura Jayapura (2010-2014). Bersama Mutiara Hitam, ia meraih beberapa gelar juara, termasuk dua trofi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 dan 2013, serta Indonesian Inter Island Cup 2011 dan Indonesia Soccer Championship A 2016.

Setelah meninggalkan Persipura, Yoo sempat bermain untuk Bali United (2015) sebelum kembali ke Persipura (2016-2018). Peraih penghargaan Best Goalkeeper ISL 2013 ini juga pernah membela Mitra Kukar (2018) dan Barito Putera (2019) sebelum pensiun.

Setelah gantung sepatu, Yoo langsung menjadi pelatih kiper saat PSSI menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia menjadi asisten pelatih yang cukup lama mendampingi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-20, U-23, dan senior. Setelah Shin Tae-yong meninggalkan Timnas Indonesia, Yoo juga ikut terdepak pada Januari 2026. Sejak saat itu, ia belum melatih klub lain hingga akhirnya bergabung dengan Persijap.

Yoo Jae-hoon akan melatih beberapa kiper Persijap, termasuk Sendri Johansah, Muhammad Ardiansyah, Sheva Sanggasi, dan Raufa Aghastya.

Recommended