Persijap Jepara Tekuk PSBS Biak Dua Gol Tanpa Balas

Persijap Jepara meraih kemenangan krusial 2-0 atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bumi Kartini untuk menjauh dari ancaman zona degradasi liga.

Persijap Jepara berhasil mengalahkan PSBS Biak dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-29 Liga Super di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Jumat (24/4/2026) sore WIB. Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Laskar Kalinyamat dengan tiga kemenangan beruntun di kompetisi kasta tertinggi tanah air.

Gol pembuka keunggulan tuan rumah dicetak oleh Borja Herrera pada menit ke-20 melalui tendangan terukur. Dilansir dari Bola, Carlos Franca kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-67 yang memastikan raihan tiga poin penuh bagi tim kebanggaan masyarakat Jepara tersebut.

PSBS Biak sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui titik putih pada menit ke-28. Namun, eksekusi penalti yang diambil oleh Luquinhas gagal membuahkan gol, sehingga skuad berjuluk Badai Pasifik itu harus pulang tanpa poin.

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, mengapresiasi kerja keras para pemainnya meski memiliki waktu persiapan yang sangat singkat. Timnya baru saja menempuh perjalanan jauh dari markas Semen Padang sebelum menjamu tim tamu asal Papua tersebut.

"Ini adalah laga yang berat. Itu sudah kami prediksi sejak awal. Kami sebelumnya sempat melewati perjalanan jauh dari Padang. Jadi, persiapannya sangat mepet. Tapi, itu tidak jadi alasan," kata Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Lemos juga menyoroti keberhasilan taktik timnya dalam meredam transisi cepat pemain lawan. Ia menginstruksikan para pemain untuk bermain cermat guna meminimalkan risiko serangan balik berbahaya yang menjadi senjata utama PSBS Biak sepanjang pertandingan.

Tambahan tiga poin ini membuat Persijap Jepara naik ke peringkat 13 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 29 pertandingan. Meski posisi mulai merangkak naik, manajemen tim mengingatkan bahwa perjuangan menghindari zona degradasi masih panjang.

Rahmat Hidayat, salah satu pemain Persijap, menyatakan bahwa kekompakan tim menjadi kunci utama dalam menjaga instruksi pelatih di lapangan. Komunikasi antar lini yang berjalan baik memungkinkan mereka mengatasi tekanan dari tim tamu sejak menit awal laga.

Recommended