Marcelo Serrano, pelatih Timnas Saint Kitts and Nevis, secara khusus meminta bantuan Vitor Tinoco, yang merupakan asisten pelatih Persik Kediri, untuk mempersiapkan timnya dalam ajang FIFA Series 2026.
Tim yang dijuluki The Sugar Boyz ini akan berhadapan dengan Timnas Indonesia di SUGBK Jakarta pada Jumat (27/3/2026) malam WIB.
Penunjukan Marcelo Serrano sebagai pelatih kepala timnas negara anggota CONCACAF ini didasari oleh pertimbangan strategis untuk meminta bantuan Vitor Tinoco.
Sebelumnya, Vitor Tinoco pernah menjadi asisten Marcelo Serrano saat menangani Timnas Brasil U-15 pada tahun 2012. Pengalaman dan pengetahuannya tentang sepak bola Indonesia menjadi nilai tambah bagi Vitor Tinoco.
Vitor Tinoco pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia ketika diajak oleh Jacksen Tiago, yang saat itu melatih Barito Putera. Ia bertugas sebagai pelatih fisik bagi pemain Laskar Antasari.
Marcelo Serrano baru memegang kendali Saint Kitts and Nevis sejak 4 Februari 2025. Selain Vitor Tinoco, Marcelo Serrano dibantu oleh asisten pelatih lokal, Jeffrey Hazel, dan pelatih kiper asal Belanda, Marco Wijnen. Mereka juga didampingi oleh Direktur Teknik berpaspor ganda Swiss dan Somalia, Ahmed Mohamed.
Selain itu, Keith Kayamba Gumbs, sosok yang sangat paham kultur sepak bola Indonesia, juga bisa menjadi opsi untuk melengkapi jajaran staf pelatih. Pria berusia 53 tahun ini merupakan penyerang legendaris bagi Timnas Saint Kitts and Nevis. Kayamba Gumbs membela negaranya selama 18 tahun (1993-2011), bermain sebanyak 132 pertandingan internasional dan mencetak 47 gol.