Persik Kediri Raih Lisensi Klub Profesional Tanpa Catatan

Persik Kediri berhasil mengantongi lisensi klub profesional dengan status granted tanpa catatan dalam proses Club Licensing Cycle 2025-2026.

Persik Kediri berhasil mengantongi lisensi klub profesional dengan status granted tanpa catatan dari ILeague selaku operator kompetisi BRI Super League. Dilansir dari Bola, kepastian ini menjadi indikator positif bagi manajemen dalam mengelola klub secara modern dan berorientasi prestasi.

Proses Club Licensing Cycle 2025-2026 ini menerapkan penilaian pada lima aspek utama. Seluruh aspek tersebut meliputi bidang sporting, infrastructure, personnel and administrative, legal, hingga financial.

Owner Persik, Arthur Irawan, menyambut positif capaian ini karena lisensi tersebut bukan sekadar pemenuhan regulasi administratif.

“Ini representasi dari komitmen Persik untuk terus bergerak maju dan membangun klub yang sehat, profesional, terpercaya, dan memiliki fondasi yang kuat untuk jangka panjang,” katanya.

Keberhasilan mempertahankan status ini telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut sejak Arthur Irawan mengambil alih kepemilikan klub pada tahun 2022. Mantan kapten Macan Putih tersebut menegaskan bahwa reputasi baik ini lahir dari kerja keras seluruh elemen terkait.

"Ini hasil kerja bareng. Manajemen, publik Kediri, Walikota Kediri dan Bupati Kediri yang memfasilitasi Persik hingga mampu mempertahankan prestasi ini. Saya kira menjaga reputasi ini lebih berat daripada saat kita memulainya," jelasnya.

Sinergi dengan pemerintah daerah juga berlanjut pada perbaikan infrastruktur markas tim. Walikota Kediri, Vinanda Prameswati, memberikan perhatian khusus terhadap eksistensi klub dengan membenahi fasilitas Stadion Brawijaya agar Persik dapat tetap bermain di rumah sendiri.

Di sisi lain, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang bertindak sebagai Penasihat Persik diharapkan bisa segera merampungkan proyek infrastruktur olahraga lainnya.

"Mbak Walikota memperbaiki fasilitas Stadion Brawijaya agar Persik tetap bisa main di Kediri. Kita berharap Bupati Kediri juga segera merampungkan Stadion Gelora Daha Jayati. Sehingga Persik punya venue alternatif dan tak perlu main di luar kota," tuturnya.

Recommended