Menghadapi kompetisi BRI Super League 2025/2026 selama bulan Ramadan, tim pelatih Persik Kediri mulai merancang menu khusus bagi para pemain.
Program penyesuaian meliputi perubahan waktu latihan dan pengaturan pola makan. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan diri dengan jadwal pertandingan yang berlangsung malam hari, tepatnya pukul 20.30 WIB.
Menurut Manajer Tim Persik, M. Syahid Nur Ichsan, seluruh pemain di Indonesia umumnya sudah familiar dengan kompetisi di bulan puasa. Meski demikian, Persik tetap perlu beradaptasi dan menyiapkan program secara cermat, khususnya bagi pemain Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
"Beberapa musim lalu kami sudah pernah menjalani masa kompetisi di bulan Ramadan. Jadi para pemain tidak kaget. Tapi program latihan berubah pada malam hari. Ini sebagai adaptasi kick-off pertandingan yang dimainkan pukul 20.30 WIB. Kita juga perlu menyesuaikan pola makan dan kandungan nutrisi para pemain agar tetap fit di pertandingan," katanya.
Staf pelatih fisik Persik juga menyusun program untuk menjaga kebugaran fisik Ezra Walian dan rekan-rekannya. Beban latihan disesuaikan dengan kondisi bulan Ramadan dan jadwal padat di Super League.
Ichsan menambahkan, padatnya jadwal selama bulan puasa menuntut timnya untuk cermat mengatur program latihan dan pemulihan pemain.
"Di bulan puasa ini jadwal kami cukup padat. Selama Ramadan Persik main empat kali dengan jarak antarpertandingan berdekatan. Jadi faktor recovery dan pengaturan program latihan menjadi sangat penting agar kondisi pemain tetap terjaga," ujarnya.
Selama bulan Ramadan, Persik memiliki empat pertandingan. Dimulai dengan laga melawan Bhayangkara FC yang berakhir dengan kekalahan 3-4. Selanjutnya, Macan Putih akan bertandang ke markas Persis.
Setelah menjamu PSBS di Kediri, Persik akan menutup rangkaian pertandingan Ramadan dengan bertandang ke markas Persib.
“Total ada empat pertandingan di bulan puasa ini. Satu partai sudah kita lewati saat kalah dari Bhayangkara FC. Kita masih punya tiga sisa pertandingan lagi. Mudah-mudahan dengan seluruh program yang sudah disiapkan bisa berjalan dengan baik dan memberikan hasil positif bagi tim Persik,” tuturnya.