Persis Solo dan Bali United: Pertarungan Pengusaha Kakap di BRI Super League

Duel Persis Solo vs Bali United diwarnai adu kekuatan finansial dari pemilik saham, termasuk Kaesang Pangarep dan Pieter Tanuri.

Pertandingan antara Persis Solo dan Bali United pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 bukan hanya sekadar pertemuan dua tim dengan nilai pasar berbeda, namun juga menampilkan persaingan dari para pengusaha besar di balik layar.

Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 20.30 WIB ini mempertemukan dua tim dengan kondisi yang kontras. Persis Solo tengah berjuang keluar dari zona degradasi, sementara Bali United berada di papan tengah.

Persis Solo saat ini berada di dasar klasemen dengan 17 poin dari 24 pertandingan. Sedangkan Bali United menduduki peringkat ke-9 dengan 33 poin.

Bali United menjadi klub yang menarik karena menjadi satu-satunya tim yang melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 2019. Dengan kode saham BOLA, klub ini mendapatkan dana segar Rp350 miliar sejak melantai di bursa saham.

Saat ini, mayoritas saham Bali United dipegang oleh publik dengan 47,78 persen (2.866.542.280 lembar saham). Pieter Tanuri menjadi pemegang saham terbesar kedua dengan 38,26 persen.

Pieter Tanuri merupakan sosok penting di balik akuisisi Pusamania Borneo FC yang kemudian dibawa ke Bali dan diubah namanya menjadi Bali United. Selain Pieter Tanuri, pemegang saham lainnya adalah PT Asuransi Central Asia (8,88 persen) dan Ayu Patricia Rachmat (5,08 persen).

PT ACA merupakan perusahaan asuransi milik Salim Group. Ayu Patricia Rachmat adalah putri dari Theodore Permadi Rachmat (TP Rachmat) dan juga istri dari Patrick Sugito Walujo, bos Northstar Group dan investor Gojek.

Pemilik Saham Persis Solo

Kepemilikan saham Persis Solo cukup unik karena tetap mempertahankan karakter klub perserikatan dengan melibatkan klub anggota.

Tiga pihak utama pemegang saham Persis Solo adalah Kaesang Pangarep (40 persen), Kevin Nugroho (30 persen), dan Erick Thohir (20 persen). Sisanya, 10 persen saham dimiliki oleh 26 klub internal Persis Solo.

Kaesang Pangarep dikenal sebagai pengusaha di berbagai sektor, termasuk kuliner (Sang Pisang, Mangkokku, Ternakopi) dan digital (GK Hebat).

Kevin Nugroho adalah pengusaha lokal Solo yang juga rekan bisnis Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka. Dia dikenal sebagai Direktur Utama PT Plevia Makmur Abadi, produsen jas hujan dan APD.

Erick Thohir merupakan pendiri Mahaka Group yang bergerak di berbagai sektor, termasuk media, penyiaran, dan periklanan. Dia juga pernah menjadi pemilik klub Inter Milan dan DC United. Berdasarkan LHKPN 2024, Erick Thohir memiliki total kekayaan Rp2,4 triliun.

Recommended