Persis Solo Benahi Lini Serang Jelang Laga Penentuan Degradasi

Pelatih Persis Solo Milomir Seslija fokus memperbaiki produktivitas gol tim demi lolos dari zona degradasi pada sisa laga Super League 2025/2026.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menginstruksikan anak asuhnya untuk meningkatkan produktivitas gol demi mengamankan posisi dari ancaman degradasi pada kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada Selasa (12/5/2026).

Dilansir dari Bola, tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini sedang menghadapi krisis tajam di lini depan setelah hanya mampu mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhir. Efek dari tumpulnya serangan ini membuat Persis menelan tiga kekalahan dari lima laga tersebut.

Kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta dan 2-5 dari Malut United dalam beberapa pekan terakhir memperburuk kondisi mental pemain. Persis Solo saat ini tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 28 poin.

Persis tertinggal empat poin dari Madura United dan enam poin dari PSM Makassar yang berada di zona aman. Masalah kian pelik setelah penyerang Septian Bagaskara mengalami cedera pergelangan kaki pada sesi latihan terakhir.

"Sayang Bagaskara mengalami cedera di sesi latihan terakhir pada pergelangan kakinya. Padahal, kami ingin memasangnya sejak awal. Kami sudah punya enam pemain asing sebagai starter," kata Milomir Seslija, Pelatih Persis Solo.

Milo menyoroti masalah efektivitas di sepertiga akhir lapangan yang menyebabkan pemain sering membuang peluang. Ia menilai para pemainnya sering terburu-buru dalam mengakhiri serangan sehingga stamina tim terkuras dengan cepat.

Persis Solo dituntut meraih poin penuh dalam dua pertandingan sisa musim ini untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi. Laskar Sambernyawa dijadwalkan akan menghadapi Dewa United dan Persita Tangerang sebagai laga pamungkas.

Recommended