Persis Solo menunjukkan kemampuan beradaptasi yang baik terhadap perubahan agenda latihan dan pertandingan selama bulan Ramadan di BRI Super League. Meskipun demikian, hasil yang diraih masih belum sesuai harapan.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memberikan apresiasi khusus kepada pemain lokal yang dinilai tampil baik selama bulan Ramadan. Dua pemain muda, Zanadin Fariz dan Althaf Indie, menjadi sorotan karena performa mereka.
"Saya memberikan apresiasi khusus untuk beberapa pemain lokal seperti Zanadin dan Althaf. Meskipun bermain di bulan Ramadan, mereka tetap mampu bermain dengan sangat baik,” ujar Milomir Seslija.
Menurut Milo, para pemain lokal tidak mengalami kendala berarti selama berkompetisi di bulan Ramadan berkat penyesuaian jadwal latihan menjadi malam hari atau sore hari menjelang berbuka. Ia berpendapat bahwa bermain di bulan Ramadan bukan lagi masalah dalam sepak bola Indonesia.
Milomir Seslija menambahkan, "Menurut saya, pertandingan sepak bola selama bulan Ramadan ini tidak menjadi masalah di Indonesia. Apalagi, kami juga sudah mengalihkan jadwal latihan kami untuk berlatih di malam hari."
Kendati demikian, Persis Solo belum berhasil meraih hasil yang memuaskan di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Terakhir, mereka bermain imbang 1-1 melawan PSBS Biak, yang merupakan hasil imbang ketiga secara beruntun.
Akibatnya, Persis masih tertahan di dasar klasemen sementara dengan 13 poin dari 22 pertandingan. Pada pertandingan berikutnya, Laskar Sambernyawa akan menjamu Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1-3-2026) pukul 20.30 WIB, dengan target mengakhiri tren tanpa kemenangan.